Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waspada! Ekonomi RI Terancam Melambat di Tengah Krisis Energi

Waspada! Ekonomi RI Terancam Melambat di Tengah Krisis Energi Kredit Foto: (Istimewa)

Ekonom Peringatkan Risiko Perlambatan dan Cost of Living Crisis

Direktur Eksekutif Center of Economics and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 berpotensi melambat ke kisaran 4,7–4,9 persen.

Bhima menyoroti sejumlah tekanan terhadap berlangsungnya perekonomian nasional. 

“Naiknya harga energi, pupuk dan El Nino merupakan tantangan utama motor pertumbuhan,” ujar Bhima kepada Warta Ekonomi, Jakarta, Senin (30/3/2026). 

Bhima menyebut, fenomena ini berpotensi menyebabkan kenaikan modal produksi bahan pangan, yang kemudian dapat memicu harga kebutuhan pokok.

“Perlu dicermati adanya super El Nino bersamaan dengan krisis bahan baku pupuk mengancam produksi pangan,” tutur Bhima. 

Bhima juga mengingatkan potensi terjadinya krisis biaya hidup (cost of living crisis), khususnya bagi kelas menengah, yang dapat menekan konsumsi rumah tangga.

“Kita akan hadapi cost of living crisis khususnya kelas menengah. Jadi banyak yang hold belanja dan fokus saving,” jelas Bhima. 

Lanjut Bhima, industri pengolahan juga makin terpukul dengan naiknya biaya produksi serta logistik. 

“PHK di sektor padat karya kembali terjadi,” ucap Bhima.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement