Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Efek Perang Iran, Pesawat Amerika Serikat Tak Diizinkan Gunakan Langit Spanyol

Efek Perang Iran, Pesawat Amerika Serikat Tak Diizinkan Gunakan Langit Spanyol Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Spanyol mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer dari Amerika Serikat. Hal ini menyusul perang dari negara tersebut dengan Iran di Timur Tengah.

Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles menegaskan bahwa negaranya tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara maupun pangkalan militer untuk operasi yang berkaitan dengan konflik dari Iran dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Pasukan Elite 82nd Airborne Dikerahkan, Amerika Serikat Incar Sejumlah Objektif di Iran

"Kami tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militer maupun penggunaan wilayah udara untuk tindakan yang terkait dengan perang di Iran," kata Robles di Madrid.

Spanyol sendiri tetap memberikan pengecualian untuk situasi darurat. Meski demikian, hal ini akan memaksa pesawat militer terkait untuk menghindari wilayah udara dari Spanyol. Langkah ini juga mempertegas posisi mereka yang menolak keterlibatan dalam konflik dari Iran dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez telah menyuarakan penolakan terhadap serangan dari Israel dan Amerika Serikat ke Iran. Ia menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang berbahaya dan tidak sah.

Spanyol juga menolak penggunaan pangkalan militer bersama yang dioperasikan dengan Amerika Serikat. Keputusan tersebut memicu ketegangan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Trump bahkan mengancam akan menghentikan hubungan perdagangan dengan Spanyol. Hal itu dilakukan respons atas kebijakan tersebut. Langkah ini menandai meningkatnya perbedaan sikap antara keduanya terkait konflik dari Iran.

Adapun Amerika Serikat dilaporkan mulai mengerahkan ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah. Washington disebut  telah selesai mengirimkan 82nd Airborne Division. Ia merupakan pasukan elite yang dapat membuka berbagai opsi dalam perang untuk Trump.

Pasukan yang dikerahkan mencakup elemen markas, unit logistik serta satu brigade tempur lengkap. ia juga akan melengkapi ribuan personal marinir yang telah dikirimkan oleh Washington. Kini Timur Tengah memiliki ribuan pasukan dari angkatan laut, pasukan khusus dan unit lainnya dari Amerika Serikat.

Washington sendiri tidak mengungkapkan lokasi penempatan mereka secara detail. Namun pengerahan ini disebut sebagai langkah antisipasi untuk memperkuat kapasitas operasi militer dari Amerika Serikat di Iran.

Hingga kini, belum ada keputusan resmi untuk mengirim pasukan darat langsung ke Iran. Namun, kehadiran pasukan tambahan ini membuka berbagai kemungkinan, termasuk operasi militer terbatas dalam dalam wilayah terkait jika diperlukan.

Baca Juga: Seluruh Aset Disita, China Jatuhkan Sanksi Berat ke Politisi Jepang

Keputusan Spanyol berpotensi sedikit menggangu operasi terkait. Ia tak hanya menjadi sinyal kuat penolakannya terhadap keterlibatan dalam perang Iran. Hal tersebut juga mempertegas perbedaan sikap di antara sekutu dalam menghadapi konflik dari Teheran dan Amerika Serikat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement