Pengamat Ingatkan Batasi Akses Media Sosial untuk Anak Cuma Tunda Masalah
Kredit Foto: Unsplash/Creative Christians
Heru mengingatkan, persoalan utama tidak berhenti pada akses, melainkan pada kesiapan anak dalam menghadapi dunia digital.
“Dalam kondisi seperti ini, pembatasan usia mungkin hanya akan menunda masalah, bukan menyelesaikannya,” jelasnya.
Menurutnya, banyak anak sudah terpapar teknologi tanpa dibekali kemampuan literasi digital yang memadai, seperti memilah informasi, memahami risiko, hingga menjaga keamanan diri di internet.
Tanpa penguatan aspek ini, kebijakan pembatasan berpotensi kehilangan efektivitasnya dalam jangka panjang.
Dalam tahap awal, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memantau kepatuhan platform digital, termasuk mendorong penerapan mekanisme pembatasan usia dan verifikasi pengguna sebagai bagian dari perlindungan anak di ruang digital.
Namun, Heru menilai tantangan implementasi kebijakan ini juga tidak sederhana, terutama terkait sistem verifikasi usia yang masih lemah dan mudah dimanipulasi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement