Pengamat Ingatkan Batasi Akses Media Sosial untuk Anak Cuma Tunda Masalah
Kredit Foto: Unsplash/Creative Christians
“Ini bukan hanya kebijakan baru, ini perubahan kebiasaan, perubahan perilaku, perubahan cara-cara yang memerlukan upaya, waktu dan tenaga,” ujar Meutya, Senin (30/3/2026).
Pada akhirnya, Heru menegaskan tantangan utama bukanlah membatasi akses anak terhadap teknologi, melainkan memastikan mereka dapat tumbuh dengan aman di dalam ekosistem digital yang semakin kompleks.
Baca Juga: Meutya Tak Kaget Ada Platform Tak Patuhi PP TUNAS
“Dunia digital tidak bisa dihindari, tetapi harus dikelola dengan bijak,” imbuhnya
Heru juga menegaskan, dengan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif, perlindungan anak di ruang digital bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi agenda bersama seluruh masyarakat. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement