- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Pidato Trump Tekan Pasar, IHSG Hari Ini Ditutup Jeblok 2,19% ke 7.026
Kredit Foto: Muhammad Adimaja
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup jeblok 157,65 poin atau -2,19% ke level 7.026,78 pada perdagangan Kamis, 2 April 2026. Sepanjang hari, IHSG bergerak loyo dari rentang level 7.019,23 ke 7.161,79.
Pelemahan ini tak lepas dari memburuknya sentimen global, terutama setelah pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump, terkait eskalasi konflik dengan Iran. Kondisi tersebut langsung memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas geopolitik.
Pergerakan saham turut didominasi rapor merah. Terdapat 530 saham terkoreksi, 177 saham terapresiasi dan 113 saham stagnan.
Sebanyak 10 sektor melemah, bahan baku paling terpukul -4,86%, infrastruktur -3,96%, energi -2,94%, industrial -2,23%, transportasi -2,08%, teknologi -2,07%, properti -1,57%.
Kemudian, sektor keuangan susut -0,72%, kesehatan -0,68%, barang konsumen primer -0,61%. Sementara itu, sektor barang konsumen non primer satu-satunya yang naik 0,45%.
Hingga akhir sesi, IHSG mencatatkan volume perdagangan 25,44 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,78 juta kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan sebesar Rp12,62 triliun.
PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) memimpin posisi saham top losers dengan koreksi -14,89% ke Rp800. Diikuti PT Remala Abadi Tbk (DATA) melorot -14,84% ke Rp2.180 dan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) ambruk -14,81% ke Rp92.
Saham yang tetap perkasa di tengah penurunan Indeks adalah PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) meroket 24,83% ke Rp905, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) loncat 24,63% ke Rp835 dan PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEEF) menguat 21,71% ke Rp157.
Dalam pidatonya, Donald Trump kembali memperingatkan mengenai kelanjutan operasi militer AS di Iran. Ia mengklaim bahwa militer AS yang tergabung dalam Operasi Epic Fury hampir merampungkan seluruh target operasinya di Iran.
Dalam beberapa pekan ke depan, Trump menegaskan AS akan mengintensifkan operasinya di Iran yang bertujuan melumpuhkan kemampuan Iran dalam unjuk kekuatan di luar batas negaranya dan memastikan negara tersebut tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.
"Sejak awal Operasi Epic Fury, saya telah menegaskan bahwa kita akan terus maju sampai tujuan kita benar-benar tercapai. Malam ini saya bisa katakan bahwa kita berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan seluruh target militer Amerika dalam waktu singkat, sangat singkat," kata Trump.
"Kita akan menggempur mereka habis-habisan dalam dua hingga tiga minggu ke depan dan kita akan mengembalikan mereka ke Zaman Batu, tempat yang pantas bagi mereka," sambungnya.
Baca Juga: IHSG Anjlok 16,9%, OJK Sebut Dampak Global Bukan Fundamental
Baca Juga: Mulai Hari Ini, OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik
Trump juga mengklaim bahwa militer AS telah menunjukkan kehebatannya dalam menghancurkan kapasitas militer Iran satu per satu.
"Angkatan Laut Iran kini telah hancur total, melumpuhkan Angkatan Udara dan program rudal mereka ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, serta memusnahkan basis industri pertahanan mereka. Kita telah melakukan semuanya, angkatan laut mereka musnah. Angkatan udara mereka lenyap. Rudal-rudal mereka hampir habis atau berhasil dilumpuhkan," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement