Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Seharian Lesu, IHSG Awal Pekan Ditutup Turun 0,53% ke Level 6.989

Seharian Lesu, IHSG Awal Pekan Ditutup Turun 0,53% ke Level 6.989 Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 37,35 poin atau -0,53% ke level 6.989,42 pada perdagangan Senin, 6 April 2026. Sepanjang hari, IHSG bergerak lesu dari kisaran level 6.934,88 ke 7.009,23.

Pelemahan ini terjadi di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengancam akan menggempur infrastruktur sipil di Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali sesuai batas waktu yang ditetapkannya pada hari Senin.

Ancaman tersebut dilontarkan Trump melalui unggahan media sosialnya yang sarat akan makian pada hari Minggu lalu. Ia kembali mengulang ancamannya untuk meluluhlantakkan infrastruktur vital di penjuru Iran. 

"Hari Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, sekaligus Hari Jembatan di Iran. Belum pernah ada yang seperti ini!!! Buka Selat s* itu, dasar b** gila, atau kalian akan hidup di Neraka –LIHAT SAJA NANTI!," tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social.

Deputi Bidang Komunikasi di Kantor Kepresidenan Iran Seyyed Mehdi Tabatabaei menanggapi ancaman Trump. Ia menegaskan bahwa selat itu baru akan dibuka jika kompensasi atas kerusakan akibat perang telah dibayarkan.

Tabatabaei menjelaskan bahwa kompensasi ini akan ditarik melalui biaya transit di bawah "rezim hukum baru" di kawasan selat tersebut.

Hal itu sejalan dengan pernyataan Iran sebelumnya yang berencana memanfaatkan kendalinya atas Selat Hormuz untuk memberlakukan sistem tarif bagi kapal-kapal yang melintas, bahkan setelah perang usai. 

Pergerakan saham pada akhir perdagangan didominasi rapor merah. Sebanyak 412 saham terkoreksi, 255 saham terapresiasi dan 151 saham stagnan. 

Delapan sektor ambruk, infrastruktur paling nestapa dengan koreksi -0,92%, barang konsumen primer -0,80%, kesehatan -0,58%, teknologi -0,42%, properti -0,31%, keuangan -0,22%, transportasi -0,09%, industrial -0,01%.

Di zona hijau, sektor barang konsumen non primer meroket 2,26%, bahan baku 1,17% dan sektor energi yang terpantau menanjak 0,39%.

Baca Juga: OJK Bongkar Cara Hitung Saham Terkonsentrasi, 9 Emiten Masuk Daftar

Baca Juga: Pemegang Saham di Atas 10% Harus Diungkap, Kepemilikan Saham Tak Bisa Lagi Disembunyikan

Hingga penutupan pasar, IHSG mencatatkan volume perdagangan 29,14 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,6 juta kali. Nilai transaksi yang dibukukan Rp15,2 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.210 triliun. 

PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) menjadi saham top losers dengan penurunan -15% ke level Rp51. Diikuti PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang merosot -14,92% ke Rp770 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) yang melemah -14,91% ke Rp1.855.

Posisi saham top gainers diisi PT Voksel Electric Tbk (VOKS) yang melesat 34,04% ke Rp252, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) yang terbang 25,37% ke Rp84 dan PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) naik 24,81% ke Rp805. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement