Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Pemerintah memperkuat strategi ketahanan energi nasional dengan melakukan diversifikasi sumber pasokan liquid petroleum gas (LPG).
Langkah strategis ini dilakukan dengan mengalihkan pengadaan LPG dari kawasan Timur Tengah ke negara-negara alternatif, guna memitigasi risiko gangguan rantai pasok global dan menjaga cadangan penyangga di dalam negeri.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, kebijakan pengalihan sumber impor ini dilakukan untuk memastikan stabilitas stok LPG nasional tetap terjaga, di tengah gejolak geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
“LPG sampai sekarang insyaallah doain kita tetap aman, karena yang kita ambil dari Timur Tengah itu sudah kita alihkan ke negara lain ya, seperti di Amerika, di Australia, beberapa negara lain,” ungkap Bahlil di KESDM, Jakarta, Senin (5/4/2026).
Bahlil menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari manajemen risiko energi yang terukur.
Pola serupa juga diterapkan pada sektor minyak mentah (crude oil) dengan memperluas jangkauan sumber pasokan ke wilayah Afrika.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement