Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan perkembangan terbaru Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara tahun 2026.
Hingga awal April, jumlah RKAB yang telah disetujui tercatat telah melampaui 580 juta ton.
Direktur Jenderal Minerba Tri Winarno mengatakan, proses persetujuan RKAB batu bara tahun ini telah mencapai tahap akhir, dan hampir seluruhnya rampung.
"580 (juta ton batu bara dan) sudah bergerak, sudah hampir selesai lah," kata Tri saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/4/2026).
Pemerintah sebelumnya menetapkan target produksi batu bara 2026 sekitar 600 juta ton, lebih rendah dibanding realisasi produksi tahun 2025 yang mencapai 790 juta ton.
Penurunan target tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan, serta menopang harga batu bara global.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Advertisement