- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Harta Karun Tambang Pani Melejit 166%, Cadangan Emas Merdeka Tembus 15,9 Juta Ounce
Kredit Foto: MDKA
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatatkan lonjakan tajam pada cadangan emasnya, yang kini mencapai 15,9 juta ounce, atau naik 81 persen secara konsolidasi per akhir 2025.
Pendorong utama kenaikan masif ini adalah "harta karun" dari Tambang Emas Pani di Gorontalo, yang cadangannya melejit hingga 166 persen.
Dalam laporan Consolidated Mineral Resources and Ore Reserves Statement yang dirilis pada 6 April 2026, Tambang Emas Pani mencatatkan kenaikan cadangan emas yang sangat signifikan, dari 2,0 juta ounce, menjadi 5,2 juta ounce.
Lonjakan ini mengukuhkan posisi Tambang Pani sebagai salah satu tambang emas primer terbesar dan paling strategis di Indonesia.
Secara keseluruhan, tidak hanya emas, cadangan komoditas lain milik Merdeka juga mengalami pertumbuhan pesat.
Cadangan tembaga naik 60 persen menjadi 3,0 juta ton, cadangan nikel tumbuh 48 persen menjadi 4,4 juta ton, dan perak meningkat 21 persen menjadi 69,8 juta ounce.
Manajemen MDKA menjelaskan, pencapaian ini merupakan hasil dari keberhasilan konversi sumber daya menjadi cadangan yang dapat ditambang, didukung optimalisasi rencana tambang dan program eksplorasi yang agresif di berbagai aset utama, termasuk Proyek Tembaga Tujuh Bukit dan Tambang Nikel SCM.
Presiden Direktur Merdeka Albert Saputro menegaskan, kualitas portofolio aset perusahaan menjadi kunci utama di balik angka-angka pertumbuhan tersebut.
“Peningkatan signifikan pada cadangan tahun 2025 mencerminkan keberhasilan strategi eksplorasi dan pengembangan kami, serta kualitas portofolio aset yang kami miliki,” ungkap Albert Saputro dalam keterangan resminya, Selasa (6/4/2026).
Ia optimistis penambahan cadangan ini akan memberikan jaminan produksi yang stabil dalam jangka panjang bagi perusahaan.
“Ke depan, kami memiliki visibilitas yang semakin kuat terhadap pertumbuhan produksi dan arus kas, serta akan terus fokus pada konversi sumber daya menjadi cadangan dan pengembangan proyek-proyek utama untuk menciptakan nilai jangka panjang,” tambahnya.
Selain cadangan bijih, sumber daya mineral (mineral resources) Perseroan juga tumbuh stabil di angka 39,0 juta ounce untuk emas, dan 9,1 juta ton untuk tembaga.
Pembaruan data ini secara otomatis memperpanjang umur tambang (mine life) MDKA secara material, dan memperkuat valuasi aset perusahaan di pasar global.
Baca Juga: Naik! Emas Antam Hari Ini Dijual Rp2.850.000 per Gram
Tambang Emas Pani yang berlokasi di Sulawesi telah mulai beroperasi sejak Oktober 2025, dan memproduksi emas pertamanya pada Februari 2026.
Dengan cadangan yang terus meningkat, proyek ini diproyeksikan menjadi tulang punggung utama produksi emas Merdeka, bersama Tambang Tujuh Bukit di Banyuwangi. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement