Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tidak Hanya Kerja Keras, Renaldy Pujiansyah Membangun Bisnis dengan Pendekatan Sistem

Tidak Hanya Kerja Keras, Renaldy Pujiansyah Membangun Bisnis dengan Pendekatan Sistem Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Renaldy Pujiansyah dikenal melalui keterlibatannya di berbagai sektor bisnis, mulai dari media, distribusi digital, hingga industri kreatif. Ia kerap disebut sebagai serial entrepreneur karena tidak hanya membangun usaha, tetapi juga merancang sistem yang menopang pertumbuhan bisnis.

Dalam menjalankan bisnis, Renaldy mengedepankan pendekatan berbasis strategi, struktur, dan pemahaman terhadap perilaku pasar. Pendekatan tersebut, menurutnya, terbentuk dari pengalaman ketika menghadapi kegagalan dalam perjalanan bisnisnya.

“Saya pernah di titik di mana semuanya runtuh. Di titik itu, saya sadar bahwa tidak bisa terus mengandalkan kerja keras saja. Harus ada sistem yang bisa membuat saya bangkit dan tidak jatuh di lubang yang sama,” katanya dalam keterangan tertulis.

Pengalaman tersebut mengubah cara pandangnya terhadap bisnis. Renaldy tidak lagi sekadar mengejar peluang, tetapi mulai membangun fondasi yang memungkinkan peluang dapat diciptakan kembali secara berkelanjutan.

Ia menilai banyak bisnis gagal bukan karena produk yang buruk, melainkan karena tidak memiliki struktur yang kuat.

“Masalahnya sering bukan di orangnya, tapi di sistemnya. Kalau sistemnya benar, hasilnya akan mengikuti,” ujarnya.

Menurut Renaldy, prinsip utama dalam membangun bisnis adalah menciptakan sistem yang memungkinkan pertumbuhan dapat direplikasi dan tidak bergantung pada satu sektor saja. Dengan demikian, setiap lini usaha dapat saling terhubung dan memperkuat satu sama lain.

Sebagai serial entrepreneur, Renaldy juga tidak membatasi diri pada satu industri. Ia mengembangkan berbagai lini usaha di bidang media, distribusi digital, serta sektor lain seperti sumber daya alam dan industri kreatif.

“Saya tidak fokus di industri tertentu. Saya fokus pada bagaimana sistem bisa diterapkan di berbagai industri,” katanya.

Ia menambahkan bahwa membangun ekosistem bisnis memiliki dampak yang lebih luas dibandingkan sekadar mendirikan perusahaan.

“Kalau hanya membangun bisnis, dampaknya terbatas. Tapi kalau membangun ekosistem, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Inkubator Bisnis dan Wirausaha Baru

Meski bergerak di berbagai sektor, Renaldy menempatkan industri kreatif sebagai salah satu fokus utama yang ingin dikembangkan. Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang kreativitas, namun belum sepenuhnya didukung oleh sistem yang memadai.

Menurutnya, jika dikelola dengan baik, industri kreatif dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar Indonesia.

“Kita punya ide, kita punya kreativitas. Tapi yang belum kita kuasai adalah distribusi dan monetisasi secara sistematis. Kalau industri komoditas yang harganya sudah ditetapkan saja bisa menopang perekonomian, bagaimana dengan industri kreatif yang nilainya tidak terbatas?” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: