Kredit Foto: TBS
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengumumkan pengunduran diri Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan, Bacelius Ruru.
Direktur TOBA, Alvin Firman Sunanda, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat pengunduran diri tersebut pada 9 April 2026, yang sebelumnya ditandatangani Bacelius pada 8 April 2026.
Permohonan tersebut diajukan dengan sejumlah pertimbangan penting, termasuk komitmen Bacelius terhadap berbagai jabatan rangkap yang saat ini diembannya.
Tak hanya itu, faktor regenerasi kepemimpinan juga menjadi alasan utama. “Masa bakti beliau yang telah melampaui 10 tahun serta pertimbangan bahwa perlu adanya proses regenerasi kepemimpinan untuk mendukung pencapaian target dan arah strategis Perseroan,” ujar Alvin.
Meski demikian, pengunduran diri tersebut masih menunggu persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) agar dapat berlaku efektif.
Alvin memastikan bahwa pengunduran diri ini tidak akan mengganggu kinerja perusahaan. "Kejadian, informasi atau fakta material tersebut tidak berdampak secara negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan," pungkasnya.
Sebagai informasi, Bacelius Ruru dikenal sebagai sosok senior dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di sektor publik dan swasta, khususnya di bidang hukum, keuangan, serta tata kelola perusahaan.
Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada 1975, kemudian melanjutkan studi Magister Hukum (LL.M) di bidang Hukum Internasional di Harvard Law School, Amerika Serikat, pada 1987.
Sejak 2019, Bacelius menjabat sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen TOBA, serta dipercaya menjadi Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi sejak Desember 2022.
Baca Juga: TBS Energi (TOBA) Bakal Rilis Obligasi Rp175 Miliar, Tawarkan Bunga Menarik
Baca Juga: Buyback Saham, TBS Energi (TOBA) Anggarkan Dana Rp448,69 Miliar
Di luar TOBA, ia juga memegang sejumlah posisi strategis, di antaranya sebagai Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk dan Ketua Komisaris Independen PT Polychem Indonesia.
Rekam jejaknya pun mencakup berbagai posisi penting, seperti Presiden Komisaris PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Bursa Efek Indonesia, hingga PT Perseroan Pengelola Aset. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN, Ketua Bapepam, serta Direktur Jenderal di Kementerian Keuangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: