Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Jika merujuk pada performa operasional tahun sebelumnya, kilang DSLNG tercatat mampu memproduksi sekitar 40 hingga 41 kargo LNG.
Dari total produksi tersebut, perusahaan mengalokasikan delapan kargo untuk pasar domestik melalui mekanisme kargo spot, sementara sisanya dialokasikan untuk pasar ekspor guna memenuhi kontrak jangka panjang.
“Tahun kemarin ya, angka ini mungkin bisa salah, tapi sekitar 40-an kargo."
"Untuk nasional kami alokasikan 8 kargo,” papar Adhika.
Ia menjelaskan, penyaluran untuk kebutuhan nasional seperti kepada PGN dan PLN, dilakukan secara fleksibel sesuai permintaan.
“Jadi pun request-nya juga tidak langsung delapan ya tahun ini, enggak seperti itu sih."
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: