Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Weda Bay Nickel Perkuat Daya Saing Lewat ISO

Weda Bay Nickel Perkuat Daya Saing Lewat ISO Kredit Foto: Weda Bay Nickel
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Weda Bay Nickel mengantongi sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001 sebagai pengakuan atas penerapan sistem manajemen lingkungan serta kesehatan dan keselamatan kerja, seiring meningkatnya tuntutan standar environmental, social, and governance (ESG) di industri pertambangan nikel global.

Sertifikasi tersebut diperoleh setelah perusahaan menyelesaikan audit independen oleh lembaga sertifikasi internasional yang mencakup peninjauan dokumentasi dan verifikasi implementasi di seluruh area operasional tambang di Maluku Utara.

Kepala Teknik Tambang PT Weda Bay Nickel Iwan Kurniawan mengatakan capaian ini menjadi bagian dari penguatan kerangka kepatuhan serta operasional berkelanjutan perusahaan.

“Sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001 mencerminkan pendekatan terstruktur kami dalam memastikan operasi yang aman serta peningkatan kinerja lingkungan dan keselamatan kerja secara berkelanjutan. Standar ini menjadi elemen penting dalam menjaga keandalan operasional dan memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan global,” ujarnya.

ISO 14001 merupakan standar internasional yang menilai efektivitas sistem pengelolaan lingkungan, termasuk identifikasi risiko, pengendalian dampak, serta mekanisme perbaikan berkelanjutan. Sementara ISO 45001 berfokus pada penerapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja guna menekan risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan di lingkungan kerja.

Manajemen menyatakan bahwa penerapan kedua standar tersebut berlaku untuk seluruh aktivitas operasional dan tenaga kerja perusahaan, sebagai bagian dari integrasi sistem manajemen berbasis ESG.

Perolehan sertifikasi ini juga dinilai relevan dengan meningkatnya tuntutan transparansi dan kepatuhan ESG dalam rantai pasok industri baterai dan kendaraan listrik, yang menjadikan standar internasional sebagai salah satu indikator utama dalam evaluasi pemasok.

Baca Juga: Investasi China US$65 M Dorong Industri Nikel RI, Isu Lingkungan Menguat

Baca Juga: Surveyor Indonesia Perkuat Peran TICC untuk Dorong Implementasi ESG di Indonesia

Dalam konteks tersebut, perusahaan menilai sertifikasi ISO menjadi instrumen untuk meningkatkan daya saing di pasar global, sekaligus memastikan kesesuaian terhadap persyaratan pelanggan internasional terkait aspek lingkungan dan keselamatan kerja.

Weda Bay Nickel menegaskan bahwa sistem manajemen yang telah tersertifikasi akan terus dievaluasi melalui audit internal dan tinjauan berkala guna memastikan keberlanjutan implementasi serta kesesuaian dengan perkembangan regulasi dan standar industri global.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: