Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa, 14 April 2026. Sebelumnya, IHSG ditutup naik 0,56% ke level 7.500 dengan dukungan net foreign buy sebesar Rp626 miliar.
Meski tensi geopolitik di Timur Tengah masih membayangi, pasar dinilai mulai lebih adaptif dalam merespons dinamika global. Hal ini tercermin dari tetap terjaganya minat beli investor, termasuk dari asing.
Tim Analis MNC Sekuritas menyebutkan bahwa posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A pada label hitam atau bagian dari wave B dari wave (2) pada label merah.
"Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 7,592-7,856, cermati area koreksi minor dari IHSG yang berada di 7,390-7,443," kata analis.
Adapun level support IHSG berada di 7.274 dan 7.184, sementara resistance berada di 7.585 hingga 7.700.
Baca Juga: Net Buy Rp396,77 Miliar, Investor Asing Incar Saham Emiten Prajogo
Baca Juga: IHSG Ditutup Naik 0,56% ke 7.500 di Tengah Gagalnya Perundingan AS-Iran
Rekomendasi Saham di Tengah Proyeksi IHSG Menguat
Seiring dengan potensi penguatan indeks, analis turut membagikan sejumlah saham pilihan yang layak dicermati pelaku pasar:
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Trading Buy
ARCI terkoreksi 0,32% ke 1,555 namun masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung menurun, pergerakan ARCI pun masih mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu berada di atas 1,505 sebagai stoplossnya, maka posisi ARCI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i].
Trading Buy: 1,520-1,550
Target Price: 1,605, 1,670
Stoploss: below 1,505
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) - Trading Buy
DSNG menguat 3,61% ke 1,720 dan disertai dengan munculnya volume pembelian yang tinggi. Analis memperkirakan, posisi DSNG saat ini sedang berada di wave [v] dari wave A dari wave (B).
Trading Buy: 1,675-1,715
Target Price: 1,830, 1,885
Stoploss: below 1,645
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) - Buy on Weakness
INET menguat 7,75% ke 306 dan disertai dengan adanya kenaikan volume pembelian. Saat ini posisi pergerakan INET diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 290-304
Target Price: 328, 348
Stoploss: below 274
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) - Buy on Weakness
JPFA menguat 0,77% ke 2,610 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Analis memprediksi, posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1.
Buy on Weakness: 2,530-2,590
Target Price: 2,680, 2,740
Stoploss: below 2,500
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Disclaimer: Keputusan untuk melakukan aksi jual atau beli saham sepenuhnya ada di tangan pembaca. Segala risiko kerugian dari setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab pembaca.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement