Kredit Foto: Kementerian Keuangan
Purbaya menjelaskan investor asal AS pada dasarnya tidak meragukan kebijakan fundamental makro yang telah dirancang. Namun, mereka ingin memastikan kondisi terkini terkait kenyamanan berinvestasi di Indonesia.
"Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi,” terangnya.
Ia menambahkan investor juga memberikan masukan agar pemerintah meningkatkan komunikasi dengan investor global, mengingat fondasi makroekonomi Indonesia dinilai kuat.
"Soal kebijakan fiskal mereka sudah yakin bahwa kebijakan arahnya sudah benar, mereka beranggapan beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu cepat melakukan perubahan peringkat ke Indonesia, ya seperti pemberian outlook yang negatif, di mana perubahan tersebut dilakukan ketika data ekonomi terkini belum terlalu lengkap,” tambahnya.
Baca Juga: Purbaya Buka-bukaan Soal Skema Tukar Guling PNM dengan Geo Dipa
Baca Juga: Purbaya Terima Setoran Rp11,42 Triliun Dari Kejagung, Tambah Ruang Fiskal Pemerintah
Saat ditanya strategi untuk meningkatkan keyakinan investor, Purbaya menegaskan pemerintah akan menjaga pertumbuhan ekonomi sesuai target dalam APBN.
"Kita akan terus pastikan ekonomi tumbuh sesuai dengan target yang kita sebutkan. Kalau Indonesia bisa tumbuh 5,5 persen di triwulan I dan pada triwulan II tetap kuat, ini akan serta merta membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya di Indonesia,” tuturnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement