ORTUSEIGHT PLAYDAY, Mendekatkan Pembinaan Futsal dengan Pemain Muda di Enam Kota
Kredit Foto: Istimewa
Perkembangan sepak bola dan futsal tidak hanya berlangsung di arena kompetisi profesional. Di baliknya, ada proses panjang yang dimulai dari sekolah, lapangan komunitas, hingga latihan rutin para pemain muda.
Melihat pentingnya proses tersebut, PT Vita Nova Atletik melalui Ortuseight menghadirkan ORTUSEIGHT PLAYDAY, sebuah rangkaian kegiatan yang mempertemukan pelajar, pelatih, atlet, dan komunitas futsal di enam kota di Indonesia.
Mengusung semangat One Event. Two Games. One Passion., kegiatan ini dirancang sebagai ruang bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman baru sekaligus mengembangkan kemampuan mereka melalui sesi coaching clinic dan pertandingan antarsekolah.
Selama dua hari di setiap kota, peserta akan mengikuti Futsal Coaching Clinic, berlatih bersama tim Ortuseight, serta mendapatkan kesempatan mengaplikasikan materi latihan melalui pertandingan. Format tersebut membuat peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga belajar memahami situasi permainan secara langsung di lapangan.
Perwakilan Ortuseight, Ayu Putri Wulandari, mengatakan ORTUSEIGHT PLAYDAY menjadi salah satu cara untuk lebih dekat dengan sekolah dan komunitas yang selama ini menjadi bagian penting dari perkembangan sepak bola dan futsal.
“Ortuseight Playday adalah cara kami untuk kembali ke akar, hadir langsung di sekolah dan komunitas tempat sepak bola dan futsal itu lahir dan hidup. Lewat acara ini, kami ingin memastikan pembinaan ini tidak hanya soal teori, tapi benar-benar terasa manfaatnya saat mereka bertanding,” ujar Ayu.
Rangkaian kegiatan diawali di Yogyakarta pada 4–5 Agustus 2026. Sejumlah sekolah di Gunung Kidul dan Sleman menjadi lokasi berlangsungnya coaching clinic dan pertandingan, sebelum perjalanan ORTUSEIGHT PLAYDAY berlanjut ke Jambi, Balikpapan, Medan, Batam, dan Samarinda.
Kehadiran kegiatan ini juga melibatkan jaringan toko olahraga dan komunitas lokal di masing-masing kota. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman yang lebih dekat dengan karakter dan kebutuhan pemain di setiap daerah.
Enam kota yang dipilih merupakan wilayah dengan aktivitas kompetisi pelajar yang cukup berkembang, termasuk ekosistem Futsal Series. Kondisi tersebut membuat materi yang diberikan dalam coaching clinic dapat disesuaikan dengan pengalaman dan kebutuhan para peserta yang telah terbiasa menjalani pertandingan kompetitif.
Untuk mendampingi para pemain muda, ORTUSEIGHT PLAYDAY menghadirkan tim pelatih yang memiliki pengalaman di futsal nasional. Vennard Hutabarat dipercaya sebagai Head Coach, sementara sektor penjaga gawang didampingi Bima Febrian.
Vennard yang telah lama berkecimpung dalam perkembangan futsal Indonesia menilai kesempatan berbagi pengalaman dengan pemain muda menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan regenerasi.
“Berbagi ilmu dan pengalaman adalah kewajiban saya kepada para pemain muda yang merupakan masa depan Indonesia,” kata Vennard.
Baca Juga: Ruko hingga Lapangan Futsal, Fasilitas Cluster Canggu di Citra Maja City Makin Lengkap
Sementara itu, Bima memberikan materi yang lebih spesifik mengenai permainan penjaga gawang, mulai dari positioning, footwork, hingga pengambilan keputusan dalam situasi pertandingan.
Tidak hanya pelatih, setiap kota juga menghadirkan atlet tamu yang berbeda untuk berbagi pengalaman dan membangun interaksi yang lebih dekat dengan peserta. Pada seri Yogyakarta, Choirul hadir sebagai athlete muse dan turut berbagi cerita mengenai pengalaman bertanding serta perjalanan di dunia futsal.
Menurut Choirul, kegiatan seperti ORTUSEIGHT PLAYDAY dapat menjadi pengalaman berharga bagi pelajar karena mereka bisa bertemu langsung dengan pemain dan mendapatkan perspektif baru mengenai proses latihan.
“Kegiatan ini sangat bagus untuk berbagi pengalaman dan ilmu kepada para siswa di sekolah. Harapannya, melalui acara ini, para siswa semakin termotivasi untuk lebih giat berlatih dan makin berprestasi,” ujarnya.
Selain coaching clinic dan pertandingan antarsekolah, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan Mini Soccer Turf Mabar bersama komunitas lokal. Aktivitas ini memberikan ruang yang lebih santai bagi pemain dan komunitas untuk bertemu, bermain, sekaligus membangun koneksi di luar kompetisi.
Bagi Ortuseight, ORTUSEIGHT PLAYDAY menjadi bagian dari perjalanan untuk terus hadir di tengah perkembangan sepak bola dan futsal dari level akar rumput. Melalui pertemuan langsung dengan pelajar dan komunitas di berbagai daerah, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, menumbuhkan semangat berlatih, serta memperkuat kecintaan generasi muda terhadap olahraga.
Dari lapangan sekolah hingga kompetisi, proses tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan lahirnya pemain-pemain masa depan Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: