Kredit Foto: Indocement
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) kembali merancang aksi pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp750 miliar. Rencana ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 21 Mei 2026.
Perseroan menargetkan periode pelaksanaan buyback berlangsung selama satu tahun, yakni mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027.
Manajemen menilai langkah ini diambil karena harga saham Perseroan saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya.
"Saham Perseroan saat ini sedang undervalued. Pembelian kembali saham dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan dan memperbaiki persepsi pasar terhadap Perseroan yang saat ini masih dalam posisi net cash dimana manajemen yakin dengan masa depan Perseroan," terang manajemen.
Dalam pelaksanaannya, harga buyback akan dibatasi paling tinggi sebesar rata-rata harga penutupan harian di Bursa Efek Indonesia selama 90 hari terakhir sebelum pelaksanaan.
"Pembelian kembali saham akan dilaksanakan melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia dan untuk itu Perseroan akan menggunakan jasa dari perantara pedagang efek. Perseroan telah menunjuk satu perusahaan efek yang akan melakukan transaksi pembelian kembali," kata manajemen.
Manajemen juga memastikan bahwa aksi buyback tidak akan mengganggu kondisi keuangan. Hal ini lantaran seluruh pendanaan berasal dari kas internal yang dinilai masih sangat memadai.
Baca Juga: Indocement (INTP) Rampungkan Buyback Rp437,87 Miliar, Sisa Dana Buat Ini
Baca Juga: ASLC Rancang Buyback Saham Rp20 Miliar untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor
Selain itu, struktur permodalan dan arus kas INTP disebut tetap solid, sehingga mampu menopang kebutuhan operasional maupun belanja modal ke depan.
Setelah pelaksanaan buyback, jumlah saham treasuri diperkirakan tidak akan melebihi 10% dari total modal disetor, dengan asumsi penarikan sebanyak 84.529.400 saham dari total saham treasuri yang ada.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement