Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Izin Investor, Anak Usaha PGAS Mau Ekspansi ke Bisnis Hidrogen

Izin Investor, Anak Usaha PGAS Mau Ekspansi ke Bisnis Hidrogen Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) melalui anak usahanya, PT Pertamina Gas (Pertagas), bersiap memperluas lini bisnis dengan menambah kegiatan usaha di sektor industri gas.

Langkah ini mencakup rencana pembangunan fasilitas bahan kimia dasar, termasuk hydrogen plant, yang masuk dalam KBLI 2025 No. 20112 tentang Industri Gas Industri.

"Dengan mempertimbangkan adanya perubahan lingkungan bisnis yang mengarah pada penerapan green energy seiring dengan penerapan Net Zero Emission pada 2060, anak perusahaan berencana melakukan perubahan atas penambahan kegiatan usaha berupa pembangunan fasilitas pembuatan bahan kimia dasar yang termasuk dalam KBLI 20112," kata manajemen. 

Dengan dilaksanakannya rencana perubahan atas penambahan kegiatan usaha tersebut, Pertagas diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi kegiatan usaha serta memperkuat posisinya dalam mendukung pengembangan sektor energi yang berkelanjutan. 

Berdasarkan hasil analisis kelayakan, rencana usaha ini mencatat Net Present Value (NPV) sebesar US$1,68 juta, Internal Rate of Return (IRR) 10,88% yang melampaui Weighted Average Cost of Capital (WACC) 9,07%, Payback Period 10 tahun 7 bulan, serta Discounted Payback Period 17 tahun 6 bulan. Sementara itu, Profitability Index tercatat sebesar 1,13 kali.

Baca Juga: PGN dan PLN Serap 8 Kargo LNG Donggi-Senoro Sepanjang 2025

Baca Juga: Dorong Ketahanan Energi Nasional, Komisaris Utama PGN Gunakan BBG di Kendaraan Pribadi

"Hasil tersebut menunjukkan bahwa rencana kegiatan usaha berpotensi memberikan nilai tambah serta meningkatkan potensi pendapatan dan profitabilitas Perseroan dalam jangka panjang," ujar manajemen. 

Sebagai tindak lanjut atas rencana ini, Perseroan akan meminta persetujuan kepada investor dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang rencananya digelar pada 22 Mei 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement