Kredit Foto: Espresso 7oz Cafe
Kopi spesialti Indonesia memperluas penetrasi pasar internasional setelah Espresso 7oz Cafe resmi beroperasi di Tashkent City, kawasan bisnis dan gaya hidup premium di ibu kota Tashkent, Rabu (15/4/2026). Kehadiran gerai ini menjadi langkah strategis pelaku usaha Indonesia membawa kopi Nusantara ke pasar Asia Tengah.
Peresmian dilakukan oleh Siti Ruhaini Dzuhayatin. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi ekspansi pelaku usaha nasional yang dinilai mampu menembus pasar baru dengan standar kualitas tinggi.
Gerai tersebut mengusung Kopi Toraja sebagai menu unggulan. Pemilihan kopi asal Sulawesi Selatan itu menjadi strategi diferensiasi untuk menyasar konsumen lokal dan wisatawan yang mencari kopi premium bercita rasa khas.
Perwakilan Komite Pariwisata Uzbekistan juga hadir dalam seremoni pembukaan. Kehadiran otoritas setempat menunjukkan dukungan terhadap kolaborasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif antara Indonesia dan Uzbekistan.
Pembukaan kafe turut diwarnai pertunjukan atlet pencak silat Uzbekistan. Acara juga dihadiri sejumlah influencer dan YouTuber lokal, serta tokoh komunikasi nasional Effendi Gazali dan komedian Iwel Sastra.
Effendi Gazali, yang sedang menjalani rangkaian kunjungan akademis di Samarkand, datang ke Tashkent untuk mendukung ekspansi merek Indonesia.
“Sebagai penikmat kopi sejati, saya bangga melihat kopi Indonesia, khususnya Toraja, hadir di lokasi se-elit Tashkent City. Ini adalah upaya konkret agar kopi kita benar-benar mendunia,” ujar Effendi.
Direktur Espresso 7oz Cafe Dilafruz Khusainova mengatakan pemilihan kopi Indonesia didasarkan pada reputasi global dan karakter rasa yang kuat.
“Kopi Indonesia telah lama diakui sebagai salah satu yang terbaik dan memiliki profil rasa paling berkualitas di dunia. Kami yakin Espresso 7oz mampu bersaing dengan brand global lainnya yang sudah lebih dulu hadir di sini,” ujarnya.
Baca Juga: Teken Kontrak Baru, Produsen Kopi Indonesia Amankan Ekspor 100 Kontainer Kopi ke Italia
Baca Juga: Kenangan Coffee Debut di Taiwan, Bukti Kopi Indonesia Berdaya Saing Global
Baca Juga: Jawara di Jakarta Coffee Week, Kopi Arabika Yellow Bourbon Cinanggela Buka Jalan ke Pasar Global
Secara bisnis, pembukaan gerai tersebut juga merespons meningkatnya kunjungan wisatawan Indonesia ke Uzbekistan dalam beberapa tahun terakhir. Selain menyasar pasar wisatawan, model usaha ini diharapkan memperkuat circular economy melalui rantai pasok berbasis Indonesia, sehingga nilai tambah komoditas kopi dapat kembali ke dalam negeri.
Ekspansi ini mempertegas posisi kopi Indonesia sebagai salah satu komoditas bernilai tinggi yang terus memperluas pasar ekspor nontradisional, khususnya di kawasan Asia Tengah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement