Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Hadapi Kenaikan Biaya Umroh, Pelaku Travel Bentuk Konsorsium Seat Pesawat, Hotel, hingga Visa Lewat Rekernas BERPAHALA

Hadapi Kenaikan Biaya Umroh, Pelaku Travel Bentuk Konsorsium Seat Pesawat, Hotel, hingga Visa Lewat Rekernas BERPAHALA Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Surabaya -

Pelaku usaha travel umrah di Indonesia mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi potensi kenaikan biaya perjalanan akibat dinamika global. Salah satu upaya yang didorong adalah pembentukan konsorsium guna memperkuat posisi bisnis secara kolektif.

Langkah tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rekernas) I Asosiasi BERPAHALA yang dihadiri pelaku usaha travel dari berbagai daerah. Forum ini membahas sejumlah tantangan utama industri, mulai dari kenaikan harga tiket pesawat, biaya akomodasi, hingga ketidakpastian geopolitik global.

Ketua Umum BERPAHALA, Semah Wafiah, menyatakan bahwa pembentukan konsorsium menjadi solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi dan daya tawar pelaku usaha.

“Melalui konsorsium, pengadaan seat pesawat, hotel, dan visa bisa dilakukan bersama sehingga lebih efisien dan kompetitif,” ujarnya.

Selain konsorsium, forum tersebut juga membahas pembentukan koperasi asosiasi sebagai penguat ekonomi anggota, serta pengembangan skema pembiayaan untuk membantu jamaah di tengah kenaikan biaya umrah.

Wakil Ketua Umum BERPAHALA, Yadi Sukardi, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tekanan industri.

“Pelaku usaha tidak bisa berjalan sendiri. Dengan kolaborasi, kita bisa menekan biaya dan tetap menjaga keberlangsungan usaha,” katanya.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Kembali Gelar Program Umroh Gratis dan Bedah Rumah untuk Masyarakat Kurang Mampu

Tak hanya fokus pada aspek bisnis, Rekernas juga menyoroti peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan serta pembinaan generasi muda. Penguatan media asosiasi sebagai sarana edukasi publik dan advokasi regulasi turut menjadi perhatian.

Melalui berbagai langkah tersebut, BERPAHALA berharap industri umrah dan wisata halal nasional tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan global yang terus berubah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement