IJBNet Dukung Kolaborasi Indonesia-Jepang Olah Limbah Abu Batubara untuk Material Konstruksi Ramah Lingkungan
Kredit Foto: Istimewa
Perusahaan lingkungan FKG Corporation Japan bersama PT LAPI ITB berkolaborasi dengan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Indonesia Japan Business Network (IJBNet), serta Kyushu Renewable Energy and Environmental Industry Promotion Association (K-RIP) menggelar seremoni pengenalan teknologi Okageishi di Kampus ITB Jatinangor, Senin (21/4/2026).
Kegiatan bertajuk "Okageishi Technology: Japan–Indonesia Collaboration for Sustainable Infrastructure" ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi teknologi antara Jepang dan Indonesia, khususnya dalam pemanfaatan limbah padat abu batubara untuk sektor infrastruktur.
IJBNet, melalui kerja sama dengan K-RIP, mendorong pengembangan solusi teknologi berkelanjutan di bidang energi dan lingkungan, sekaligus membuka peluang transfer teknologi dan kerja sama bisnis lintas negara.
Seremoni ini dihadiri sejumlah perwakilan dari kedua negara, di antaranya Direktur Utama PT LAPI ITB Yusmar Anggadinata, Wakil Dekan FTSL ITB Ahmad Soleh Setiyawan, Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB Zulfiadi Zulhan, Ketua Umum IJBNet Suyoto Rais, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, serta perwakilan perusahaan dan asosiasi dari Jepang.
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Umum IJBNet, dilanjutkan pemaparan teknologi Okageishi, inovasi asal Jepang yang memanfaatkan limbah Fly Ash Bottom Ash (FABA) untuk memperkuat struktur tanah dan material konstruksi yang lebih ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan demonstrasi lapangan berupa pengukuran kekuatan lapisan jalan menggunakan kerikil buatan dari produk Okageishi.
Kolaborasi ini melibatkan tim FTSL ITB yang dipimpin oleh Mochammad Chaerul bersama tim FKG Corporation Japan. Uji coba telah dilakukan mulai dari pengumpulan bahan baku FABA dari sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), proses produksi material Okageishi, hingga penerapannya pada lapisan jalan di area kampus ITB Jatinangor.
Baca Juga: Perdana, Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Pasar Jepang
Sekretaris Jenderal IJBNet Salim Mustofa yang juga peneliti senior material di BRIN menyatakan hasil uji coba menunjukkan performa yang positif dan berpotensi untuk dikembangkan lebih luas di Indonesia.
Ia menilai kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih kuat, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi alternatif pemanfaatan limbah FABA yang selama ini menjadi tantangan di berbagai PLTU batu bara di Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: