Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Saat Trump Di-Roasting oleh King Charles

Saat Trump Di-Roasting oleh King Charles Kredit Foto: Reuters/Toby Melville
Warta Ekonomi, Jakarta -

Raja Inggris, King Charles (77) melontarkan gurauan bernada sindiran atau me-roasting Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (79) saat memberikan pidato dalam jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih, Selasa (28/4).

Candaan tersebut menyinggung masa lalu kolonial AS sekaligus membalas klaim berulang Trump mengenai kemenangan Perang Dunia II.

Dalam acara megah yang turut dihadiri oleh Ratu Camilla dan Ibu Negara Melania Trump tersebut, Raja Charles mengingatkan sang presiden tentang komentarnya di masa lalu.

"Anda baru-baru ini berkomentar Bapak Presiden, bahwa "jika bukan karena Amerika Serikat, negara-negara Eropa akan berbicara menggunakan bahasa Jerman," ujar Raja Charles di hadapan Trump dan para tamu undangan.

Baca Juga: Trump: Iran Cuma Perlu Menyerah ke Amerika Serikat

"Berani saya katakan bahwa, jika bukan karena kami (Inggris), Anda mungkin akan berbicara menggunakan bahasa Prancis...!" kelakar sang Raja.

Sentilan Raja Charles ini merujuk pada pernyataan Trump saat menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) ke-56 di Davos, Swiss, pada Januari lalu.

Menurut laporan France 24, Trump kala itu bersikeras bahwa tanpa bantuan AS dalam Perang Dunia II, negara-negara Eropa "akan berbicara bahasa Jerman dan sedikit bahasa Jepang."

Presiden Trump sebelumnya juga membuat klaim serupa saat berpidato di hadapan pasukan AS di Doha, Qatar, pada Mei tahun lalu.

Sebagai bagian dari kampanyenya untuk mengklaim kemenangan Perang Dunia II secara sepihak untuk AS, Trump bahkan mendeklarasikan tanggal 8 Mei sebagai hari libur nasional Hari Kemenangan.

"Kita memenangkan perang. Mereka (negara sekutu) memang membantu, tetapi tanpa kita, mereka tidak akan memenangkan perang itu. Tanpa kita, mereka akan berbicara bahasa Jerman, dan mungkin sedikit bahasa Jepang juga," tegas Trump saat itu.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat