Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Apple Bayar Rp4,3 Triliun usai Siri AI Tak Kunjung Diluncurkan

Apple Bayar Rp4,3 Triliun usai Siri AI Tak Kunjung Diluncurkan Kredit Foto: Unsplash/Mason Supply
Warta Ekonomi, Jakarta -

Apple Inc. dilaporkan menyetujui kesepakatan pembayaran sebesar 250 juta dolar AS atau sekitar Rp4,3 triliun untuk menyelesaikan gugatan hukum di Amerika Serikat terkait keterlambatan peluncuran fitur asisten virtual Siri berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).

Mengutip laporan Engadget, gugatan tersebut bermula dari kekecewaan konsumen yang menilai Apple melakukan praktik pemasaran menyesatkan. Apple dituduh menjanjikan pembaruan Siri berbasis Apple Intelligence pada 2024, namun hingga kini fitur tersebut belum sepenuhnya tersedia bagi pengguna umum.

Kesepakatan damai tersebut saat ini masih menunggu persetujuan akhir hakim. Jika disetujui, dana kompensasi akan didistribusikan kepada pengguna di Amerika Serikat yang membeli lini iPhone 16 dan iPhone 15 Pro sebagai bentuk tanggung jawab atas keterlambatan fitur yang dijanjikan.

Meski demikian, Apple secara hukum tidak diwajibkan mengakui adanya kesalahan terkait strategi promosi fitur AI tersebut.

Sebagai informasi, Apple pertama kali memperkenalkan konsep Siri versi terbaru dalam ajang tahunan Worldwide Developers Conference 2024 atau WWDC 2024. Saat itu, Siri dijanjikan mampu memahami konteks penggunaan perangkat dengan lebih cerdas serta menjalankan perintah lintas aplikasi.

Namun, kompleksitas pengembangan teknis membuat fitur tersebut mengalami hambatan selama hampir dua tahun.

Baca Juga: Apple Mantap Perkuat Ekosistem Digital Indonesia

Baca Juga: Tim Cook Mundur Setelah 15 Tahun, Era Baru Apple Dimulai di Tangan John Ternus

Baca Juga: Rilis iPhone Lipat Apple Terancam Molor, Ini Alasannya

Apple baru secara terbuka mengakui adanya kendala teknis dan penundaan pada Maret 2025, lima bulan setelah iPhone 16 diluncurkan ke pasar. Dampaknya, Apple sempat menarik sejumlah materi iklan yang menonjolkan fitur Siri terbaru tersebut.

Untuk mengejar ketertinggalan di pasar AI global, Apple kini dilaporkan tengah mempersiapkan peluncuran Siri versi baru melalui sistem operasi iOS 27 yang direncanakan meluncur tahun ini.

Menariknya, dalam upaya akselerasi tersebut, Apple dikabarkan menjalin kemitraan strategis dengan Google untuk memanfaatkan model kecerdasan buatan Gemini sebagai fondasi pengembangan Siri di masa depan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: