Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kerja Sama Apple dan Intel Disebut Bernilai Rp160 Triliun

Kerja Sama Apple dan Intel Disebut Bernilai Rp160 Triliun Kredit Foto: F5
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rumor kerja sama antara Apple dan Intel disebut berpotensi mendorong permintaan mesin manufaktur chip global. Bank of America (BofA) memperkirakan nilai potensi kerja sama kedua perusahaan tersebut dapat mencapai US$10 miliar.

Melansir WCCFTec, laporan tersebut muncul setelah beredar kabar bahwa Apple dan Intel telah menandatangani kesepakatan awal untuk memproduksi sebagian chip Apple menggunakan fasilitas manufaktur Intel. Negosiasi kedua perusahaan disebut telah berlangsung lebih dari satu tahun, meski detail teknologi dan produk yang akan diproduksi belum diungkap.

Namun, hingga saat ini Apple diyakini masih mengandalkan pasokan chip dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).

Menurut analisis BofA, potensi kerja sama Apple dan Intel diperkirakan tidak hanya bernilai US$10 miliar, tetapi juga dapat meningkatkan permintaan mesin manufaktur chip, terutama bagi produsen mesin chip asal Belanda, ASML, dan BE Semiconductor Industries.

Baca Juga: Apple Bayar Rp4,3 Triliun usai Siri AI Tak Kunjung Diluncurkan

Baca Juga: Apple Dirumorkan Siapkan Warna Baru iPhone 18 Pro, Cosmic Orange Berpotensi Absen

Baca Juga: Tim Cook Mundur Setelah 15 Tahun, Era Baru Apple Dimulai di Tangan John Ternus

ASML diketahui menjadi satu-satunya produsen mesin manufaktur chip extreme ultraviolet (EUV) di dunia yang digunakan untuk memproduksi chip generasi terbaru.

Jika kesepakatan Intel dan Apple turut mencakup produksi iPhone, Intel disebut berpotensi memesan hingga 182 mesin hybrid bonding dari BE Semiconductor Industries. Sementara tanpa produksi iPhone, jumlah pesanan diperkirakan hanya sekitar 15 mesin.

BofA memperkirakan nilai pesanan untuk ASML dapat mencapai €1,8 miliar dalam skenario standar dan meningkat hingga €4,6 miliar apabila kerja sama tersebut juga mencakup produksi iPhone.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri