Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Newport Marine (BOAT) Raih Kredit Rp9 Miliar dari BNI untuk Perkuat Modal Kerja

Newport Marine (BOAT) Raih Kredit Rp9 Miliar dari BNI untuk Perkuat Modal Kerja Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) memperoleh tambahan fasilitas pembiayaan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk⁠ (BNI) guna mendukung kebutuhan modal kerja Perseroan.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BOAT, Ahmad Wisya Pratama, mengungkapkan bahwa pada 7 Mei 2026 Perseroan resmi menandatangani Perjanjian Kredit Nomor: 021/JPM/PK-KMK/2026 bersama BNI sebagai kreditur.

Melalui perjanjian tersebut, BOAT mendapatkan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving dengan plafon maksimum sebesar Rp9 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat kebutuhan modal kerja pada bisnis penyediaan dan penyewaan kapal penunjang industri minyak dan gas (oil and gas).

“Transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat struktur pendanaan Perseroan; memperoleh fleksibilitas pengelolaan arus kas; mendukung kebutuhan modal kerja operasional Perseroan; serta menjaga keberlangsungan operasional armada kapal Perseroan dalam mendukung kegiatan usaha," kata Ahmad.

Perseroan menilai fasilitas kredit tersebut akan membantu menjaga kelancaran operasional sekaligus meningkatkan fleksibilitas keuangan di tengah kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Tambahan likuiditas ini juga diharapkan mampu menopang keberlangsungan armada kapal yang menjadi tulang punggung usaha BOAT.

Baca Juga: OJK Catat Kredit Perbankan Tembus Rp8.659 Triliun di Maret 2026, Naik 9,49%

Baca Juga: Emiten Toto Sugiri (DCII) Tarik Pinjaman Rp17 Triliun dari BCA, Buat Apa?

Meski transaksi ini tidak mengubah struktur permodalan Perseroan, adanya fasilitas kredit baru tersebut akan meningkatkan liabilitas perusahaan seiring penarikan pinjaman dari BNI. Namun demikian, BOAT menegaskan dampaknya tetap positif karena memberikan ruang pendanaan tambahan untuk kebutuhan operasional.

"Transaksi ini memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan dan operasional Perseroan melalui tersedianya tambahan modal kerja yang mendukung kelangsungan usaha Perseroan," tambah Ahmad.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri