Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Aramco Wanti-Wanti Krisis Pasokan BBM Dunia, Pemulihan Pasar Energi Bisa Molor hingga 2027

Aramco Wanti-Wanti Krisis Pasokan BBM Dunia, Pemulihan Pasar Energi Bisa Molor hingga 2027 Kredit Foto: Saudi Aramco

Untuk menjaga kelangsungan ekspor, Aramco meningkatkan pengiriman minyak melalui jalur pipa East-West menuju pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Jalur tersebut saat ini menopang sekitar 60% hingga 70% volume ekspor minyak mentah perusahaan.

Nasser mengatakan Aramco juga tengah mengevaluasi peningkatan kapasitas ekspor pelabuhan Yanbu yang saat ini mampu menangani sekitar 5 juta barel minyak per hari, terutama untuk jenis Arab Light dan Arab Extra Light.

Selain minyak mentah, Aramco memaksimalkan ekspor produk kilang melalui terminal di wilayah barat Arab Saudi. Volume ekspor produk olahan kini mendekati 900 ribu barel per hari seiring tingginya margin energi di tengah gangguan distribusi global.

Di sisi operasional, Aramco memastikan sejumlah fasilitas pengolahan yang sebelumnya terdampak kini mulai pulih. Kilang SAMREF disebut telah kembali beroperasi penuh, sementara fasilitas SATORP yang dikelola bersama TotalEnergies masih menjalani pemulihan bertahap.

Adapun kilang Ras Tanura juga telah kembali beroperasi, meski beberapa unit masih menjalani pemeliharaan.

Baca Juga: Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Stabil di Atas Standar Minimum

Baca Juga: Harga BBM Naik, Pakar ITB Bongkar Cara Hemat yang Justru Salah

Meski pasar energi global sedang tertekan, Nasser menilai permintaan minyak dunia belum mengalami pelemahan permanen. Menurut dia, kondisi saat ini lebih mencerminkan pembatasan konsumsi akibat gangguan distribusi dibanding penurunan kebutuhan energi global.

Aramco juga menyatakan siap meningkatkan kapasitas produksi hingga 12 juta barel per hari dalam waktu kurang dari tiga minggu apabila dibutuhkan pasar.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: