Kredit Foto: MSCI
MSCI Inc. mengumumkan hasil peninjauan indeks global periode Mei 2026 dengan menghapus 101 saham dari MSCI ACWI Index dan menambahkan 49 saham baru. Seluruh perubahan tersebut akan berlaku efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.
Dalam dokumen MSCI Equity Indexes May 2026 Index Review yang dirilis di London, Selasa (12/5/2026), MSCI menyebut perubahan juga terjadi pada sejumlah indeks global lainnya.
“Sebanyak 49 saham akan ditambahkan dan 101 saham akan dihapus dari MSCI ACWI Index,” tulis MSCI dalam keterangannya.
Pada MSCI Global Standard Indexes, tiga saham dengan kapitalisasi pasar terbesar yang masuk ke MSCI World Index ialah Medline A, MasTec, dan TechnipFMC dari Amerika Serikat.
Sementara itu, pada MSCI Emerging Markets Index, tiga tambahan terbesar berasal dari Itau Unibanco On asal Brasil serta dua perusahaan China, yakni Yangtze Optical Fibre and Cable Joint Stock Limited Company A dan Sichuan Biokin Pharmaceutical A.
MSCI juga mencatat perubahan pada MSCI Global Small Cap Indexes dengan 246 saham ditambahkan dan 195 saham dihapus dari MSCI ACWI Small Cap Index.
Pada MSCI Global Investable Market Indexes (IMI), terdapat 208 saham baru dan 209 saham yang dikeluarkan dari MSCI ACWI Investable Market Index.
Adapun MSCI World All Cap Index mencatat 144 saham masuk dan 81 saham keluar.
Sementara pada MSCI Frontier Markets Indexes, MSCI menambahkan lima saham baru dan menghapus delapan saham. Tiga tambahan terbesar pada indeks tersebut berasal dari Vietnam dan Pantai Gading, yakni Ho Chi Minh City Development Joint Stock Commercial Bank, Binh Son Refining and Petrochemical Joint Stock Company, serta Banque Internationale pour le Commerce et l’Industrie de la Côte d’Ivoire.
Selain itu, MSCI juga melakukan 25 penambahan dan 19 penghapusan saham pada MSCI Frontier Markets Small Cap Index.
MSCI menyatakan belum akan melakukan perubahan terhadap saham-saham Bangladesh dalam indeks MSCI Bangladesh karena masih terdapat persoalan aksesibilitas pasar.
“Dengan mempertimbangkan persoalan aksesibilitas pasar yang masih terjadi saat ini, MSCI akan terus tidak menerapkan perubahan terhadap saham yang diklasifikasikan dalam MSCI Bangladesh Indexes maupun indeks komposit terkait,” tulis MSCI.
Seluruh perubahan hasil MSCI Index Review Mei 2026 akan berlaku efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: