Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Turun Takhta dari MSCI Standard Indeks, Saham AMRT Ditutup Stagnan

Turun Takhta dari MSCI Standard Indeks, Saham AMRT Ditutup Stagnan Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) ditutup stagnan di level 1.415 pada perdagangan Rabu (13/5/2026), setelah sebelumnya menjadi salah satu emiten Indonesia yang keluar dari MSCI Global Standard Indexes dalam hasil rebalancing MSCI Mei 2026.

Berdasarkan data perdagangan, saham AMRT dibuka di level 1.400 dan sempat menyentuh level terendah 1.305 sebelum akhirnya rebound hingga menyentuh level tertinggi 1.415 atau sama dengan posisi penutupan. Nilai transaksi saham tercatat sebesar Rp161,91 miliar dengan rata-rata harga perdagangan di level 1.372.

Pergerakan saham AMRT terjadi di tengah tekanan pasar setelah MSCI Inc. mengumumkan hasil MSCI Equity Indexes May 2026 Index Review yang efektif berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Dalam hasil peninjauan tersebut, AMRT resmi dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes. Namun, saham emiten ritel tersebut tetap masuk dalam MSCI Global Small Cap Indexes – MSCI Indonesia Index.

Baca Juga: Setelah Rebalancing MSCI, Begini Gerak Saham Penghuni Lama

Baca Juga: IHSG Rontok Usai Rebalancing MSCI, 411 Saham Melemah

Baca Juga: Dicoret dari MSCI, 19 Saham Ini Rontok Berjamaah

AMRT menjadi satu-satunya saham Indonesia yang mengalami perpindahan kategori indeks dalam rebalancing MSCI kali ini, yakni turun dari kelompok standard indexes ke kelompok small cap indexes.

Dalam pengumuman resminya, MSCI menyebut seluruh perubahan hasil MSCI Equity Indexes May 2026 Index Review akan efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Sebelumnya, MSCI juga menghapus lima saham Indonesia lainnya dari MSCI Global Standard Indexes, yakni PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri