Kredit Foto: YouTube
Prabowo juga menyoroti aliran dana hasil ekspor komoditas strategis Indonesia yang dinilai belum sepenuhnya memberikan dampak optimal bagi perekonomian domestik. Ia menyebut hasil ekspor dari sektor kelapa sawit, batu bara, timah, hingga emas banyak yang tidak ditempatkan di dalam negeri.
“Kelapa sawit kita diekspor, hasil ekspornya tidak ditaro di Indonesia. Batu bara kita dijual, hasil ekspornya tidak ditaro di Indonesia, penjualan timah, penjualan emas, penjualan semua itu, datanya ada, faktanya ada,” kata Prabowo.
Sebelumnya, dalam agenda yang sama, pemerintah menerima penyerahan hasil penertiban kawasan hutan berupa denda administratif dan penyelamatan keuangan negara senilai Rp10,27 triliun dari Satgas PKH.
Dana tersebut terdiri atas denda administratif sebesar Rp3,423 triliun dan penerimaan pajak PBB maupun non-PBB sebesar Rp6,846 triliun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: