Kredit Foto: Istimewa
Rencana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melibatkan Mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dalam agenda politik menuju Pemilu 2029 dinilai berpotensi menjadi bumerang bagi partai tersebut.
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, mengatakan PSI perlu mengkaji ulang strategi menjadikan Jokowi sebagai motor pendongkrak elektabilitas partai berlambang gajah itu.
Baca Juga: Fakta Kondisi Kesehatan Jokowi, Sempat Alami Alergi Kulit hingga Kini Mengaku 99 Persen Pulih
“Berharap pada Jokowi untuk mendongkrak elektabilitas PSI, tampaknya akan berujung pada kekecewaan. Bahkan kehadiran Jokowi ke penjuru tanah air membawa panji-panji PSI bisa jadi akan menjadi bumerang pada partai gajah tersebut,” kata Jamiluddin dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Menurut dia, PSI memang membutuhkan figur besar untuk meningkatkan peluang lolos ke Senayan. Namun, kondisi politik saat ini dinilai berbeda dibandingkan satu dekade lalu ketika popularitas Jokowi berada di puncak.
“Jokowi bukan lagi sosok yang mampu menghipnotis anak bangsa untuk berpihak kepadanya. Jokowi saat ini adalah sosok kontroversial, termasuk terkait ijazahnya,” ujarnya.
Jamiluddin menilai kehadiran Jokowi belum tentu otomatis meningkatkan dukungan publik kepada PSI. Bahkan, ada potensi munculnya sentimen antipati terhadap partai yang kini dipimpin Kaesang Pangarep tersebut.
“Karena itu, sebelum Jokowi berkeliling Indonesia membawa panji-panji PSI, sebaiknya perlu dikaji ulang plus minusnya. Jangan sampai PSI kembali gagal ke Senayan hanya karena salah menilai keperkasaan Jokowi,” tegasnya.
Sebelumnya, PSI secara terbuka menyatakan Jokowi sebagai patron politik perjuangan partai mereka.
Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan Jokowi akan bersama PSI dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Pak Jokowi itu di PSI sudah gitu. Nah itu satu, dia akan bersama kami, dan kita sudah menetapkan beliau sebagai patron politik daripada perjuangan PSI ke depan,” kata Bestari kepada Kompas.com.
Bestari juga menyebut Jokowi siap turun langsung ke daerah-daerah untuk membantu pemenangan PSI.
Baca Juga: Ini Sosok yang Ditemui Jokowi Menjelang Kepulihannya, Kini Mulai Sehat Sampai Mau Keliling Indonesia
“Beliau sudah sampaikan, ‘saya masih kuat turun sampai ke kabupaten kota, bahkan jika dibutuhkan sampai ke kecamatan’,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar