Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Eks Dedengkot Fox Ungkap, Situs Pornografi Besar Dikendalikan Intelijen Israel, Coba Mendeteksi Perilaku Pengguna

Eks Dedengkot Fox Ungkap, Situs Pornografi Besar Dikendalikan Intelijen Israel, Coba Mendeteksi Perilaku Pengguna Kredit Foto: Reuters/Ronen Zvulun
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan pembawa acara Fox News, Tucker Carlson, yang kini menjadi figur media independen, kembali memicu kontroversi setelah mengklaim bahwa situs-situs pornografi besar dikendalikan oleh agen intelijen asing, termasuk intelijen Israel.

Carlson berargumen bahwa platform digital dewasa tersebut tidak hanya beroperasi sebagai bisnis biasa, melainkan dimanfaatkan oleh operatif intelijen sebagai alat social engineering dan pengaruh global.

Menurutnya, situs-situs tersebut bisa digunakan untuk memantau perilaku pengguna, mengumpulkan data sensitif, serta memengaruhi norma budaya masyarakat secara luas.

Carlson menyatakan bahwa semua situs pornografi besar dikendalikan oleh pemerintah dan agen intelijen.

Ia menyebut informasi tersebut berasal dari seorang pejabat intelijen senior yang telah lama menjadi sumbernya. Menurut Carlson, segala aktivitas di situs-situs tersebut direkam dan dapat digunakan untuk tujuan pemerasan (blackmail) jika diperlukan.

Versi yang beredar luas di media sosial menambahkan bahwa agen intelijen Israel secara khusus mengendalikan platform-platform tersebut.

Klaim ini dengan cepat menyebar dan memicu perdebatan sengit, dengan sebagian pihak menyebutnya sebagai teori konspirasi antisemit, sementara pendukungnya menganggapnya sebagai kritik berani terhadap pengaruh asing di industri digital.

Klaim Carlson menuai kritik tajam, Duta Besar Israel untuk AS mengecam pernyataan-pernyataan Carlson sebelumnya sebagai “antisemit”.

Sementara itu, para pendukung Carlson melihat pernyataannya sebagai peringatan penting tentang bahaya pornografi online dan kurangnya transparansi kepemilikan perusahaan-perusahaan teknologi dewasa.

"Hingga saat ini, belum ada bukti publik yang kredibel dan independen yang mendukung klaim kontrol langsung oleh intelijen Israel atas situs-situs pornografi utama," demikian penjelasan dari Headline 360.

Mayoritas situs besar seperti Pornhub dimiliki oleh perusahaan swasta internasional, pernyataan Carlson ini sejalan dengan kritiknya yang semakin vokal terhadap aliansi AS-Israel serta isu pengaruh asing di AS.

Topik ini terus menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan konservatif Amerika dan platform media sosial.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: