Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemain Persib Diserang di Stadion, Umuh Muchtar Ungkap Kondisi Terbaru

Pemain Persib Diserang di Stadion, Umuh Muchtar Ungkap Kondisi Terbaru Kredit Foto: Antara/M Agung Rajasa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kemenangan penting yang diraih Persib Bandung justru berubah menjadi momen mencekam di akhir pertandingan. Para pemain Maung Bandung dilaporkan mendapat serangan dari suporter tuan rumah usai peluit panjang dibunyikan.

Insiden ini terjadi setelah laga melawan PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, itu awalnya berjalan normal hingga berubah kacau setelah laga usai.

Situasi mulai memanas ketika suporter tuan rumah menyalakan petasan di dalam stadion. Tidak lama kemudian, sejumlah penonton turun ke lapangan dan berlari ke arah para pemain.

Kondisi tersebut membuat pemain kedua tim berusaha menyelamatkan diri. Para pemain Persib terlihat berlari cepat menuju ruang ganti untuk menghindari situasi yang semakin tidak terkendali.

Namun tidak semua pemain berhasil masuk tepat waktu ke ruang aman. Beberapa pemain Persib yang tertinggal dilaporkan sempat menjadi sasaran tindakan kekerasan dari oknum suporter.

Salah satu yang disebut menjadi korban adalah Achmad Jufriyanto. Bek senior Persib itu dikabarkan terkena tendangan dalam insiden yang terjadi di lapangan.

Ketegangan tidak langsung mereda setelah para pemain masuk ke ruang ganti. Skuad Persib harus bertahan cukup lama di dalam ruangan sebelum situasi dinyatakan aman.

Setelah kondisi dianggap kondusif, para pemain akhirnya bisa meninggalkan stadion dengan selamat. Meski demikian, insiden tersebut meninggalkan kekhawatiran terkait aspek keamanan pertandingan.

Di tengah situasi panas itu, manajemen Persib memastikan kondisi pemain tetap baik. Umuh Muchtar menyebut seluruh pemain dalam keadaan aman setelah kejadian.

"Semuanya sehat dan bergembira," ujar Umuh kepada awak media. Ia juga mengaku sangat terharu dengan hasil yang diraih timnya dalam laga tersebut.

Menurut Umuh, kemenangan di kandang PSM bukanlah hal mudah untuk diraih. Ia menyebut perjuangan para pemain sangat berat hingga akhirnya bisa membawa pulang tiga poin penting.

Dalam pertandingan itu, Persib sempat unggul lebih dulu sebelum disamakan oleh PSM. Namun gol di akhir laga memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu.

Hasil tersebut membuat posisi Persib semakin kuat di papan klasemen. Mereka kini unggul dua poin dari pesaing terdekat dalam perebutan gelar juara.

Situasi ini membuat Persib hanya membutuhkan hasil imbang di laga terakhir untuk memastikan gelar. Peluang juara kini terbuka lebar jika mampu menjaga konsistensi.

Baca Juga: Herdman Blak-blakan! Tak Lagi Andalkan Pemain Senior, Timnas Indonesia Fokus Talenta Muda untuk 2030

Meski begitu, insiden kerusuhan menjadi catatan serius di balik kemenangan tersebut. Momentum menuju juara nyaris berubah menjadi tragedi akibat lemahnya kontrol keamanan.

Umuh pun menyinggung bahwa tensi kompetisi yang tinggi bisa memicu kondisi yang lebih panas. Ia bahkan menilai situasi bisa lebih buruk jika kompetisi masih berlangsung lebih lama.

Dengan satu laga tersisa, fokus Persib kini bukan hanya soal hasil pertandingan. Keamanan dan keselamatan pemain juga menjadi perhatian utama setelah insiden di Parepare.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: