- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
BEI dan OJK Pelototi Pergerakan Investor Asing Usai MSCI dan Pelemahan IHSG
Kredit Foto: Azka Elfriza
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan terus memantau pergerakan investor asing menyusul rebalancing portofolio di tengah meningkatnya ketidakpastian global, pelemahan nilai tukar rupiah, dan gejolak pasar pasca pengumuman indeks MSCI.
Pelaksana Tugas (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan aktivitas penyesuaian portofolio investor asing sejauh ini masih berada dalam batas yang wajar dan belum menunjukkan kondisi di luar pola pasar.
“Koordinasi kami adalah dengan OJK. Kami memonitor aktivitas dari investor, khususnya investor asing dan dengan rencana rebalancing yang akan dilakukan oleh investor asing. Ini adalah aktivitas yang wajar,” ujarnya di Gedung BEI, Senin (18/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah tekanan pasar saham domestik. Pada perdagangan Senin (18/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok lebih dari 4% pada perdagangan awal pekan, di tengah tekanan pasar global, lonjakan harga minyak dunia, dan pelemahan nilai tukar rupiah. IHSG bahkan sempat menyentuh level terendah 6.398,79 sebelum memangkas pelemahan dan ditutup turun 1,85% ke level 6.599,24.
Baca Juga: IHSG Sempat Ambles 4%, BEI Minta Investor Tak Panik
Baca Juga: IHSG Terkapar, Ini Daftar Saham Populer hingga Top Losers
Baca Juga: IHSG Anjlok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Jangan Takut: Serok Bawah Sekalian!
Jeffrey mengatakan gejolak yang terjadi tidak hanya memengaruhi pasar saham, tetapi juga instrumen keuangan lain.
“Sumber ketidakpastian itu banyak, ada fluktuasi komoditas, minyak, ada fluktuasi nilai tukar di berbagai negara, ketidakpastian penyelesaian geopolitik di Timur Tengah, Rusia,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: