- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Saat IHSG Bergejolak, Rosan Bicara Realita Pasar Modal: Bursa Pasti Ada Naik Turunnya
Kredit Foto: Dok. BPMI
Selain itu, Rosan menilai sejumlah saham BUMN, terutama sektor perbankan, masih diperdagangkan pada valuasi yang relatif rendah.
“Apalagi misalnya kalau kita lihat perbankan dari price to book-nya is below 1% yang di mana kalau keadaan normal itu above 2, above 3%. Jadi definitely there’s a potential upside,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI yang dinilai terus melakukan penyempurnaan pasar modal melalui berbagai kebijakan afirmatif.
“Kalau kita lihat lagi dengan, saya mesti kasih apresiasi ke OJK dan bursa dengan beberapa affirmative action-nya dalam rangka terus menyempurnakan bursa kita menjadi lebih baik, lebih transparan, lebih governance, to deepen also our capital market,” ujarnya.
Baca Juga: Sebut Pelemahan IHSG Masih Wajar, OJK: Bursa Lain Turun Lebih Dalam
Baca Juga: IHSG Berpotensi Ambruk Lagi Gegara Efek Keputusan FTSE, BEI: Konsekuensi yang Mesti Diterima
Rosan menambahkan jumlah investor pasar modal domestik saat ini juga terus bertumbuh. Ia menyebut total investor ritel Indonesia telah mencapai 26–27 juta, meningkat dari sekitar 20 juta investor pada tahun sebelumnya.
“Tadi kita di dalam sampaikan bahwa total investor kita retail kita sudah 26–27 juta. Dan ini kan adalah satu peningkatan dibanding tahun lalu yang 20 juta. Jadi ada 6 juta,” katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: