Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

KEK Tanjung Sauh Batam Disiapkan Sebagai Hub Energi Baru

KEK Tanjung Sauh Batam Disiapkan Sebagai Hub Energi Baru Kredit Foto: Romus Panca
Warta Ekonomi, Batam -

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, Batam, Kepulauan Riau, terus dipercepat untuk mendukung realisasi investasi dan memperkuat pasokan energi bagi kawasan industri. Salah satu proyek utama yang tengah dibangun adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Sauh berkapasitas 300 megawatt (MW) yang ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2026.

Komitmen percepatan pengembangan kawasan tersebut ditegaskan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara BP Batam, Panbil Group, dan PT PLN Batam pada Kamis (23/7/2026). Kerja sama itu mencakup dukungan investasi serta percepatan proses perizinan di KEK Tanjung Sauh.

Chairman Panbil Group Johanes Kennedy Aritonang mengatakan PLTU Tanjung Sauh tahap pertama berkapasitas 300 MW ditargetkan mulai memasok listrik ke Batam dan Bintan pada Desember 2026. Sementara itu, unit kedua dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2027.

"Keberadaan PLTU Tanjung Sauh didukung oleh lokasi yang strategis dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan yang telah ada, sehingga mampu saling melengkapi dengan PLTU Tanjung Kasam," ujar Johanes.

Menurutnya, keberadaan pembangkit tersebut akan mendukung pengembangan KEK Tanjung Sauh sebagai kawasan industri baru sekaligus pusat energi dan logistik yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing Batam di tingkat regional.

Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo mengatakan tambahan pasokan listrik dari PLTU Tanjung Sauh menjadi penting untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan Batam di tengah meningkatnya kebutuhan energi, terutama dari sektor industri dan rumah tangga.

"Pertumbuhan investasi membutuhkan pasokan listrik yang semakin besar dan andal. Di sisi lain, kebutuhan listrik dari sektor industri maupun rumah tangga juga terus meningkat. Karena itu, kehadiran KEK Tanjung Sauh menjadi angin segar bagi PLN Batam dalam menjaga keandalan pasokan listrik," kata Kwin.

Baca Juga: Purbaya Buka Opsi Ubah Status KEK demi Pembangunan PFII di Bali

Baca Juga: Unilever Global Investasi Jumbo di KEK Sei Mangkei, Groundbreaking Bulan Depan

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyatakan sinergi antara BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam diharapkan dapat mempercepat pengembangan KEK Tanjung Sauh sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif.

"Semoga kerja sama dan kontribusi yang kita bangun bersama ini mampu memberikan manfaat nyata bagi percepatan investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Amsakar dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/7/2026).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Romus Panca
Editor: Annisa Nurfitri