Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kata Bahlil dan Rosan Soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor

Kata Bahlil dan Rosan Soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor Kredit Foto: Dok. ESDM
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dikabarkan tengah merencanakan pembentukan badan khusus yang akan menangani ekspor komoditas mineral. Isu ini mencuat di tengah upaya pemerintah memperkuat tata kelola hilirisasi dan optimalisasi pendapatan negara dari sektor sumber daya alam.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pelaku usaha, badan tersebut nantinya akan berperan membeli komoditas mineral tertentu dari produsen di dalam negeri sebelum diekspor ke negara tujuan. Kebijakan strategis ini disebut-sebut akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo dalam pidato penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di DPR, Rabu (20/5/2026).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan respons singkat saat dikonfirmasi mengenai kebenaran rencana pembentukan badan tersebut. Bahlil memilih untuk tidak memberikan detail lebih lanjut dan meminta publik menunggu perkembangan resmi.

"Itu nanti kita lihat ya," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (19/5/2026).

Saat ditegaskan kembali mengenai progres Badan Ekspor tersebut, Bahlil tetap pada posisi serupa. "Ini intinya tunggu saja ya," tambahnya singkat.

Bahlil juga enggan menanggapi pertanyaan mengenai komoditas apa saja yang nantinya akan dikonsolidasikan oleh badan tersebut untuk diekspor. "Kamu yang ngomong ya," selorohnya kepada awak media.

Rosan Roeslani: Tunggu Besok

Senada dengan Bahlil, CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P. Roeslani, juga terpantau irit bicara mengenai isu pembentukan badan khusus tersebut.

Saat menyambangi kantor Kementerian ESDM pada Selasa sore, Rosan hanya memberikan sinyal bahwa informasi lebih lanjut akan segera terungkap. “Tunggu besok ya,” ujarnya singkat sembari berlalu.

Baca Juga: Purbaya Soal Pembentukan Badan Pengendali Ekspor: Tunggu Pengumuman Presiden

Baca Juga: Bahlil dan Purbaya Cari Solusi Atasi Keluhan Investor China di Sektor Tambang

Pembentukan badan ekspor ini diprediksi akan menjadi babak baru dalam manajemen ekspor mineral Indonesia. Jika terealisasi, lembaga ini diharapkan dapat memperkuat posisi tawar (bargaining power) Indonesia di pasar komoditas global, terutama untuk komoditas strategis seperti nikel, bauksit, dan tembaga yang menjadi tulang punggung program hilirisasi nasional.

Publik kini menantikan kepastian kebijakan tersebut dalam pidato Presiden di hadapan DPR RI besok, yang diharapkan akan memberikan arah kebijakan fiskal dan ekonomi Indonesia untuk tahun-tahun mendatang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra