Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Indonesia Kejar Ketertinggalan AI, Semikonduktor Jadi Senjata Utama

Indonesia Kejar Ketertinggalan AI, Semikonduktor Jadi Senjata Utama Kredit Foto: Komdigi

Ia juga menyoroti potensi Indonesia yang memiliki sumber daya alam strategis seperti nikel, cobalt, timah, pasir silika, dan zinc yang dibutuhkan dalam industri chip dan semikonduktor. Namun, ia mengingatkan sebagian besar komoditas tersebut masih diekspor dalam bentuk bahan mentah.

“Kita punya cukup banyak sumber daya alam yang penting untuk industri semikonduktor. Tetapi sayangnya sebagian besar masih dijual sebagai bahan mentah. Karena itu hilirisasi menjadi sangat penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi,” jelas Nezar.

Di tengah ketatnya persaingan AI antara Amerika Serikat dan Tiongkok, Nezar menilai penguasaan semikonduktor dan kapasitas komputasi akan menjadi faktor utama penentu daya saing negara di masa depan.

Chips akan menjadi faktor penentu apakah sebuah bangsa mampu berkompetisi dalam pertarungan teknologi maju seperti artificial intelligence,” tegasnya.

Baca Juga: Perluas Pangsa Pasar, Perusahaan AI Asal Indonesia Ekspansi ke Amerika Serikat

Baca Juga: IMF: AI Bisa Picu Serangan Siber yang Guncang Sistem Keuangan Global

Selain itu, pemerintah juga tengah menyusun Peta Jalan AI Nasional sebagai arah strategis pengembangan AI menuju visi Indonesia Digital 2045.

“Peta jalan AI nasional ini bukan hanya dokumen birokratis, tetapi kontrak sosial kita untuk teknologi masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri