Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Masuk Skala Prioritas Nasional, Pembangunan Tambak Garam di NTT Telan Dana Rp1,2 Triliun

Masuk Skala Prioritas Nasional, Pembangunan Tambak Garam di NTT Telan Dana Rp1,2 Triliun Kredit Foto: Antara/Yusuf Nugroho
Warta Ekonomi, Jakarta -

Proyek Strategis Nasional (PSN) tambak garam di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), dijadwalkan diresmikan oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerjanya pada 21–22 Mei 2026. Infrastruktur ini menjadi bagian dari fokus pemerintah pusat yang menempatkan wilayah NTT sebagai prioritas nasional untuk pengembangan industri garam nasional.

Untuk mendukung penuh realisasi industri strategis tersebut, Komisi IV DPR RI telah menyetujui kucuran anggaran sebesar Rp1,2 triliun. Alokasi dana yang fantastis ini diwujudkan untuk membangun pusat-pusat komoditas garam di tiga wilayah, yaitu Sabu, Kabupaten Kupang, dan Rote Ndao.

"Sebagai Wakil Ketua Komisi IV, kita ikut mendukung sehingga anggaran Rp1,2 triliun di Sabu, Kabupaten Kupang dan Rote sudah kita wujudkan dan mulai dilaksanakan," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan. Kehadiran pusat garam tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak roda perekonomian warga di wilayah pesisir secara signifikan.

Baca Juga: Rupiah Letoi, IHSG Terjun: Jurus BI dan Dasco Tak Mempan, Bursa Tunggu Gibran?

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pembangunan industri ini bertujuan untuk mendorong produktivitas masyarakat setempat. Pemerintah ingin memastikan agar seluruh potensi daerah dapat dikelola secara maksimal.

“Kita dukung pusat garam di NTT, begitu juga untuk udang yang akan dibangun besar-besaran di NTT dan yang ketiga kampung nelayan. Kita ingin rakyat punya produktivitas dan maju,” tandas Zulkifli Hasan. Pembangunan kawasan budidaya udang modern itu sendiri saat ini tengah berjalan di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy