Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Pakar hukum tata negara Refly Harun mendorong pembentukan tim independen untuk menyelidiki latar belakang dan pendidikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, semakin ditelisik, selain persoalan ijazah yang meragukan, keluarga Jokowi juga penuh tanda tanya, khususnya terkait kelahiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Jadi memang ee akhirnya saya makin yakin bahwa perlu dibentuk independent fact finding team ya untuk tidak hanya menyelidiki latar belakang pendidikan Jokowi tapi juga latar belakang sosoknya yang makin kita dalami makin meragukan," ucapnya, dikutip dari YouTube Refly Harun, Selasa (2/6).
Pernyataan itu menanggapi spekulasi Luke Susilo, mantan tim manajemen buku Gibran End Game, yang mempertanyakan linimasa kelahiran Gibran.
Luke menyoroti video animasi resmi “Cerita Hidup Jokowi” yang diunggah akun YouTube Jokowi pada 12 April 2019. Dalam narasi video itu, Jokowi menyebutkan bahwa beberapa bulan setelah lulus kuliah (1985), ia menikah lalu memboyong Iriana ke Aceh dan menetap di hutan rimba selama 2,5 tahun. Pada tahun kedua di Aceh, Iriana hamil, lalu mereka pulang ke Solo hingga kemudian Gibran lahir pada 1987.
Menurut Luke, linimasa tersebut tidak masuk akal secara matematis. Jika Jokowi menikah Desember 1986 dan tinggal di Aceh selama 2,5 tahun, maka seharusnya mereka baru kembali ke Solo sekitar pertengahan 1989. Namun, Gibran tercatat lahir Oktober 1987, saat secara teori mereka masih berada di pedalaman Aceh.
Baca Juga: SPPG Diplesetin Jadi Satuan Penjilat Prabowo-Gibran, Hasan Nasbi: Nalarnya Didiskon
Salah satu teori yang muncul dari tidak masuk akalnya data tersebut adalah bisa jadi Gibran bukan anak Jokowi.
"Sehingga yang jadi pertanyaan kalau kalau ijazahnya benar, pernikahannya benar, 2 setengah tahunnya benar, maka pertanyaannya adalah yang lahir 1 Oktober 1987 tuh siapa? Bisa jadi betul Gibran anaknya Pak Jokowi tapi tanggal lahirnya adalah 1989, atau Gibran yang tanggal lahirnya 1 Oktober 1987 itu adalah bukan anak Joko Widodo seperti itu," ungkap Luke.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: