Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PTMR Siapkan Sederet Aksi Korporasi usai Masuknya Pengendali Baru

PTMR Siapkan Sederet Aksi Korporasi usai Masuknya Pengendali Baru Kredit Foto: PTMR
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Master Print Tbk (PTMR) menyiapkan sejumlah aksi korporasi pada 2026 mulai dari akuisisi, divestasi, hingga perubahan model bisnis menjadi perusahaan induk (holding company) guna memperkuat struktur usaha dan mendukung ekspansi jangka panjang.

Langkah tersebut dilakukan di tengah tekanan kinerja operasional sepanjang 2025. Perseroan mencatat pendapatan Rp127,11 miliar atau turun 1,33% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pelemahan penjualan segmen consumables.

Direktur Utama PTMR Ardi Kusuma mengatakan perseroan tetap fokus menjaga keberlangsungan usaha melalui efisiensi operasional dan penyesuaian strategi bisnis.

“Perseroan optimistis dapat menjaga keberlangsungan usaha melalui pengelolaan operasional yang efektif, penyesuaian strategi sesuai kebutuhan pasar, serta konsistensi dalam memberikan layanan kepada pelanggan,” ujar Ardi dalam Papan Publik, Jumat (22/5/2026).

Meski pendapatan turun, PTMR masih membukukan laba bruto Rp33,60 miliar. Namun perseroan mencatat rugi usaha Rp27,81 miliar dan rugi bersih sebelum dampak penyesuaian transaksi entitas sepengendali sebesar Rp26,04 miliar.

Baca Juga: Ekspansi Infrastruktur Dorong Lonjakan Kinerja, CDI Group (CDIA) Raup Laba USD9,5 Juta

Baca Juga: PSAB Konsolidasikan Penuh JRBM Setelah Akuisisi 20% Saham

Menurut manajemen, tekanan kinerja dipengaruhi beban usaha dan kondisi eksternal. Perseroan merespons dengan pengendalian biaya, peningkatan efisiensi, dan fokus pada lini usaha yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan lebih baik.

Pada 2026, PTMR menargetkan stabilitas operasional melalui penguatan pengendalian proses bisnis, optimalisasi sumber daya, dan penyesuaian strategi usaha terhadap perubahan kebutuhan pasar.

Selain perbaikan operasional, PTMR juga mempersiapkan restrukturisasi besar melalui serangkaian transaksi korporasi yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026.

Dalam aksi tersebut, Deep Source Ptd. Ltd. (DS) akan mengambil alih kepemilikan PTMR dari PT Mitra Pack Tbk. (PTMP) senilai Rp141,45 miliar atau setara 1,45 miliar saham yang mewakili 76,42% saham perseroan.

Sejalan dengan masuknya pengendali baru, PTMR berencana mengubah kegiatan usaha menjadi perusahaan induk dengan KBLI aktivitas perusahaan induk, kantor pusat, dan konsultasi manajemen.

Perseroan juga akan mengakuisisi 49% saham PT Sinar Laksana Nusantara (SLN) milik Darmawan Wangsa. Nilai transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi material karena melebihi 50% ekuitas perseroan.

Di sisi lain, PTMR akan mengalihkan seluruh bisnis bersih kepada PTMP dengan nilai transaksi Rp61,35 miliar serta menjual seluruh kepemilikan saham PT Global Putra Kusuma (GPK) kepada PTMP senilai Rp26,9 miliar.

Baca Juga: Ada yang Mau Akuisisi 50,33% Saham Lancartama Sejati (TAMA)

Baca Juga: Saratoga (SRTG) Tebar Dividen Rp1,4 Triliun, Pemegang Saham Dapat Rp103 per Lembar

"Seluruh transaksi tersebut merupakan rangkaian restrukturisasi untuk menyesuaikan strategi bisnis dengan arah usaha pengendali baru," ucap Ardi. 

Ke depan, PTMR akan beroperasi sebagai perusahaan induk yang memegang saham entitas anak, sementara aktivitas operasional dijalankan melalui perusahaan anak.

Seluruh rencana transaksi akan dimintakan persetujuan dalam RUPSLB dan RUPS Independen sesuai ketentuan POJK terkait transaksi material dan transaksi afiliasi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Berita Terkait