Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Saratoga (SRTG) Tebar Dividen Rp1,4 Triliun, Pemegang Saham Dapat Rp103 per Lembar

Saratoga (SRTG) Tebar Dividen Rp1,4 Triliun, Pemegang Saham Dapat Rp103 per Lembar Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) resmi memperoleh persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen tunai final sebesar Rp1,4 triliun atau Rp103,3 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (18/5/2026).

Pembagian dividen tersebut berasal dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik perseroan sebesar Rp7,319 triliun pada tahun buku 2025.

Corporate Secretary Saratoga Investama Sedaya, Sandi Rahaju, mengatakan mayoritas laba bersih tetap akan ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.

“Menyetujui penggunaan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik Perseroan untuk tahun buku 2025 sebesar Rp7.319.000.000.000. Sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.400.000.000.000 atau sebesar Rp103,3 per lembar saham akan dibayarkan sebagai dividen tunai final,” tulis manajemen dalam ringkasan risalah RUPS yang dirilis Selasa (19/5/2026).

Dengan nilai dividen Rp1,4 triliun, porsi pembayaran kepada pemegang saham setara sekitar 19,1% dari total laba bersih perseroan tahun lalu. Sementara sisa laba akan dicatat sebagai saldo laba ditahan (retained earnings).

Perseroan juga memberikan kewenangan penuh kepada Direksi untuk menetapkan jadwal pembagian dividen, termasuk cum dateex daterecording date, hingga pelaksanaan pembayaran sesuai ketentuan pasar modal.

Baca Juga: MDLA Bagikan Dividen Rp176,56 Miliar dan Angkat Juliwaty Jadi Dirut

Baca Juga: Bank Jago (ARTO) Tak Bagi Dividen Meski Cetak Laba Rp276,23 Miliar

Keputusan pembagian dividen memperoleh dukungan kuat dalam RUPST. Tingkat kehadiran pemegang saham mencapai 90,294% dari total hak suara sah, sedangkan sebanyak 99,741% suara menyetujui agenda penggunaan laba bersih tersebut.

Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian tahun buku 2025 yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Pada agenda lain melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham menyetujui pengalokasian maksimal 6,8 juta saham treasuri hasil pembelian kembali (buyback) untuk Program Insentif Jangka Panjang (Long Term Incentive Program/LTIP) bagi direksi dan karyawan pada 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri