Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Internet Rakyat Resmi Mengaspal, Surge (WIFI) Bidik Perluasan Broadband di 82 Kota

Internet Rakyat Resmi Mengaspal, Surge (WIFI) Bidik Perluasan Broadband di 82 Kota Kredit Foto: Surge (WIFI)
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) melalui anak usahanya PT Telemedia Komunikasi Pratama resmi meluncurkan layanan IRA – Internet Rakyat di wilayah Regional-1 yang mencakup Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas penetrasi fixed broadband murah di tengah masih tingginya biaya internet di Indonesia.

Hingga 26 Mei 2026, layanan IRA tercatat telah didukung lebih dari 550 site aktif dan 3.189 radio units yang beroperasi di lebih dari 82 kota dan kabupaten di tiga wilayah tersebut.

Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama sekaligus Direktur SURGE, Shannedy Ong, mengatakan layanan Internet Rakyat disiapkan untuk mempercepat pemerataan akses digital nasional melalui infrastruktur broadband yang lebih efisien dan terjangkau.

“IRA – Internet Rakyat merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan internet fixed broadband berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa akses internet bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua kalangan,” ujar Shannedy dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

SURGE menawarkan layanan internet fixed broadband hingga 100 Mbps dengan tarif mulai Rp100 ribu. Perusahaan menilai kebutuhan internet murah masih memiliki ruang pertumbuhan besar, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses broadband tetap.

Menurut perusahaan, peluncuran IRA juga dilakukan untuk menjawab tantangan tingginya biaya internet fixed broadband di Indonesia dibanding sejumlah negara ASEAN, sementara kualitas layanan dinilai belum merata.

Dengan cakupan wilayah Jawa, Maluku, dan Papua yang memiliki populasi lebih dari 200 juta jiwa, SURGE menilai pasar fixed broadband nasional masih terbuka lebar seiring meningkatnya kebutuhan akses pendidikan digital, layanan publik, hiburan, hingga aktivitas ekonomi berbasis internet.

Shannedy mengatakan pengembangan infrastruktur IRA dilakukan melalui kolaborasi dengan vendor teknologi, kontraktor jaringan, mitra implementasi lokal, hingga institusi pembiayaan.

“Keberhasilan peluncuran IRA – Internet Rakyat merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi yang kuat dari seluruh ekosistem mitra kami,” katanya.

Baca Juga: Pengguna Internet RI Tembus 81,72%, Pengguna Tembus 235 Juta

Baca Juga: Komdigi Jaga Layanan Internet saat Restorasi Palapa Ring

Sebagai bagian dari peluncuran layanan, Telemedia menggandeng TVRI dan platform digital FolaPlay untuk menghadirkan program promosi hingga 19 Juli 2026. Program tersebut mencakup gratis layanan internet selama tiga bulan serta akses menonton Piala Dunia melalui aplikasi FolaPlay.

Ke depan, SURGE menyatakan akan mempercepat ekspansi IRA – Internet Rakyat ke lebih banyak kota dan kabupaten melalui penguatan jaringan fixed broadband dan peningkatan kualitas layanan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri