Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jepang dan Taiwan Kembali Buka Rute Kapal Feri Setelah 18 Tahun Berhenti

Jepang dan Taiwan Kembali Buka Rute Kapal Feri Setelah 18 Tahun Berhenti Kredit Foto: Getty Images/An Rong Xu
Warta Ekonomi, Jakarta -

Layanan feri langsung antara Taiwan dan Jepang resmi kembali beroperasi setelah terhenti selama 18 tahun. Pembukaan kembali rute yang menghubungkan Pelabuhan Keelung di Taiwan dengan Pulau Ishigaki di Okinawa, Jepang, ditandai melalui sebuah upacara yang digelar di Keelung, Kamis (28/5/2026).

Upacara peluncuran rute feri tersebut dihadiri sejumlah tokoh, termasuk anggota parlemen dan pejabat pemerintah kota. Acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari singa sebagai bagian dari perayaan dimulainya kembali layanan pelayaran lintas wilayah tersebut.

Wali Kota Ishigaki, Yoshitaka Nakayama, menyambut pembukaan kembali rute tersebut sebagai langkah penting dalam mempererat hubungan antara kedua wilayah. Menurutnya, keberadaan feri Yaima Maru diharapkan dapat menjadi sarana yang memperkuat persahabatan dan kepercayaan antara Taiwan dan kawasan Yaeyama di Jepang.

"Saya berharap Yaima Maru akan dicintai oleh banyak orang dan membantu memperdalam persahabatan dan kepercayaan antara kedua wilayah," ujar Nakayama.

Ia menegaskan bahwa rute baru tersebut tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga sebagai penghubung yang dapat mendorong pengembangan di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, logistik, budaya, hingga pendidikan.

"Saya juga berharap ikatan antara Taiwan, Ishigaki, dan kawasan Yaeyama yang mencakup Ishigaki dan pulau-pulau lainnya dapat bertahan selamanya," katanya dalam upacara tersebut.

Feri Yaima Line ditargetkan menghubungkan Keelung dan Ishigaki dalam waktu sekitar delapan jam. Perjalanan satu arah menempuh jarak sekitar 270 kilometer.

Pada tahap awal operasional, operator akan menyediakan satu perjalanan pulang-pergi setiap pekan selama bulan pertama sejak layanan dimulai pada Kamis (28/5/2026). Frekuensi pelayaran kemudian direncanakan meningkat menjadi dua perjalanan pulang-pergi setiap minggu mulai Juli.

Layanan feri reguler antara Keelung dan Ishigaki sebelumnya telah beroperasi selama lebih dari 50 tahun sebelum dihentikan pada 2008. Dengan dibukanya kembali rute tersebut, konektivitas langsung antara Taiwan dan Pulau Ishigaki kembali tersedia setelah hampir dua dekade.

Baca Juga: Iran Serang Pangkalan Militer AS, Diduga Kuat di Kuwait

Feri yang digunakan dalam layanan ini dimiliki oleh Shosen Yaima Co. yang berbasis di Ishigaki. Kapal tersebut dilengkapi kamar tamu dan fasilitas kamar mandi serta memiliki kapasitas hingga 545 penumpang.

Untuk periode Mei dan Juni, tarif satu arah terendah yang ditawarkan untuk perjalanan Keelung–Ishigaki ditetapkan sekitar 10.000 yen. Pembukaan kembali jalur ini diharapkan menjadi momentum baru bagi peningkatan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Taiwan dan Jepang melalui konektivitas laut langsung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: