Redam Kontroversi, Pemerintah Jepang Pilih Tanggapi Santai Lelucon Albanese soal Melon Hadiah PM Takaichi
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah Jepang menanggapi santai kontroversi komentar Perdana Menteri Australia Anthony Albanese soal melon hadiah dari PM Jepang Sanae Takaichi. Tokyo memastikan hubungan antara kedua pemimpin tetap terjalin baik.
"Kami mengetahui adanya pemberitaan di media. Kami telah diberitahu oleh pihak Australia bahwa Perdana Menteri Albanese tidak menyampaikan komentar tersebut sebagaimana yang telah diberitakan," demikian pernyataan pemerintah Jepang seperti dilansir AFP, Rabu (12/8/2026).
Pemerintah Jepang menyebut jamuan makan malam saat kunjungan Takaichi ke Australia pada Mei lalu berlangsung dalam suasana santai. Pertemuan tersebut dinilai turut memperkuat hubungan pribadi antara Albanese dan Takaichi.
"Bagaimanapun juga, jamuan makan malam yang diadakan oleh Perdana Menteri Albanese saat kunjungan Perdana Menteri (Takaichi) ke Australia pada Mei lalu berlangsung dalam suasana yang sangat santai, dan kami meyakini hal itu turut membangun hubungan saling percaya secara pribadi di antara kedua pemimpin," imbuh pernyataan tersebut.
Kontroversi bermula dari wawancara Albanese dengan podcast "Bush Deep". Dalam wawancara tersebut, Albanese membahas hadiah melon premium Jepang yang diberikan Takaichi saat berkunjung ke Australia.
Albanese menyebut melon tersebut sebagai hadiah diplomatik yang "aneh". Ketika pembawa acara bertanya apakah Takaichi "menyelundupkan" melon melewati pemeriksaan bea cukai Australia, Albanese mengangkat kedua tangannya dan berkata "membawa sepasang melon".
"Dia datang dengan penampilan mirip Pamela Anderson," timpal host podcast tersebut.
Lelucon itu kemudian menuai kecaman dari lawan-lawan politik Albanese. Pemimpin oposisi Australia mendesak sang perdana menteri meminta maaf karena komentar tersebut dinilai menghina Takaichi.
Saat ditanya di gedung parlemen pada Selasa (11/8) mengenai tuntutan permintaan maaf, Albanese menolak anggapan bahwa komentarnya merupakan tindakan tidak sopan. "Saya menolak anggapan yang terkandung dalam pernyataan tersebut," ujarnya.
Baca Juga: PM Australia Anthony Albanese Dikecam Gara-gara Lelucon soal Hadiah Melon dari PM Jepang
Sebelumnya, Albanese juga telah meminta maaf atas pernyataan lain dalam wawancara yang sama. Ia sempat mengatakan bahwa dirinya ingin "bercinta" dengan penyanyi ternama Australia, Kylie Minogue.
Pemerintah Jepang kini memilih meredam kontroversi tersebut. Tokyo menilai hubungan personal Albanese dan Takaichi tetap menjadi bagian penting dalam hubungan Australia-Jepang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: