Kredit Foto: IPCC
IPCC menyebut integrasi layanan melalui pendekatan Cargo Distribution Management (CDM), termasuk dukungan transportasi darat (inland transportation), menjadi salah satu faktor yang memperkuat efisiensi rantai distribusi kendaraan dari pabrik menuju pelabuhan maupun sebaliknya.
Dari sisi jaringan terminal, terminal satelit IPCC memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan volume. Hingga April 2026, volume konsolidasi terminal satelit mencapai 150.087 unit atau naik 21,47% dibandingkan 123.554 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, Branch Jakarta membukukan volume 147.885 unit dibandingkan 154.009 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan menyebut kondisi tersebut mencerminkan optimalisasi distribusi volume antarterminal melalui transformasi operasional dan digitalisasi layanan.
Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi mengatakan pertumbuhan kinerja operasional pada empat bulan pertama tahun ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan industri terhadap layanan terminal kendaraan yang dikelola perseroan.
Baca Juga: Terminal Kijing Kalbar Segera Dioptimalkan, Pelindo Perkuat Sinergi dengan Kementerian dan Pemda
Baca Juga: KSP Janji Bantu Bereskan Hambatan Pelindo, Demi Perkuat Ekosistem Logistik
“IPCC berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas dan kualitas layanan terminal kendaraan melalui transformasi operasional yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung kelancaran rantai pasok otomotif nasional. Pertumbuhan kinerja operasional sepanjang Januari hingga April 2026 mencerminkan kepercayaan industri terhadap peran IPCC sebagai operator terminal kendaraan berstandar internasional yang mampu menjawab dinamika kebutuhan logistik nasional maupun global,” ujar Sugeng Mulyadi.
Menurut dia, perseroan akan terus mendorong inovasi berbasis teknologi, peningkatan efisiensi layanan dan penanganan kargo, serta pengembangan infrastruktur untuk mengantisipasi meningkatnya arus kendaraan listrik dan hybrid dalam aktivitas ekspor-impor otomotif Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: