Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dikritik Eks Wamenlu soal Kunjungan ke Perancis, Bakom: Sementara Negara Lain Belum Tentu Bisa

Dikritik Eks Wamenlu soal Kunjungan ke Perancis, Bakom: Sementara Negara Lain Belum Tentu Bisa Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, angkat bicara mengenai kritik terkait anggaran kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Prancis.

Kritik tersebut sebelumnya dilontarkan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Dino Patti Djalal, yang menyoroti tingginya frekuensi perjalanan luar negeri Prabowo.

Qodari menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan tidak bisa hanya dinilai dari aspek biaya atau intensitasnya saja. Menurutnya, parameter utama yang harus digunakan adalah dampak nyata bagi kepentingan nasional.

"Terima kasih atas semua saran. Manfaatnya kan untuk bangsa dan negara. Kalau Prancis itu sebenarnya sudah lama perencanaannya, ada aspek kerja sama juga yang dibahas di sana," ujar Qodari saat memberikan keterangan.

Ia menambahkan, kunjungan ke Prancis kali ini telah direncanakan secara matang dan diproyeksikan membawa hasil signifikan di berbagai sektor strategis, termasuk pertahanan, ekonomi, investasi, serta hubungan bilateral kedua negara.

Lebih lanjut, Qodari menilai kedekatan personal antara Presiden Prabowo dengan para pemimpin dunia merupakan aset diplomasi yang sangat berharga bagi Indonesia. Nilai investasi dan kerja sama yang dihasilkan diklaim sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan pemerintah.

"Hubungan Pak Prabowo dengan para pemimpin dunia kan bagus, dan itu kelebihan yang patut kita syukuri. Karena kalau kita memerlukan dukungan yang krusial, itu bisa kita dapatkan, sementara negara lain belum tentu bisa," jelasnya.

Menutup pernyataannya, Qodari memastikan bahwa alokasi anggaran untuk kunjungan dinas ini akan terbayar dengan hasil konkret bagi masyarakat.

"Kembali lagi masalah anggaran, kan manfaatnya lebih besar. Karena kunjungan dari Prancis itu besar dan signifikan untuk bangsa," pungkas Qodari.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat