Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jokowi Takut Masuk Penjara Gegara Kebijakannya Saat Masih Jadi Presiden Indonesia, Ini Kata PDIP

Jokowi Takut Masuk Penjara Gegara Kebijakannya Saat Masih Jadi Presiden Indonesia, Ini Kata PDIP Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Ferdinand Hutahaean, menilai langkah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang disebut akan kembali turun ke daerah melalui safari politik tidak terlepas dari sejumlah kekhawatiran yang sedang dihadapinya.

Menurut Ferdinand, salah satu ketakutan terbesar yang membayangi Jokowi adalah potensi persoalan hukum yang dapat muncul setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai kepala negara.

Baca Juga: Jokowi Pada Akhirnya Juga Akan 'Menusuk dan Mengkhianati' Prabowo, Kata Politikus PDIP

“Jokowi sedang berantem dengan dirinya atas ketakutannya bahwa mungkin dia adalah Presiden Republik Indonesia pertama yang berpotensi masuk penjara karena perilaku kebijakannya yang telah membuat bangsa kita rusak,” ujar Ferdinand.

Ia menilai aktivitas politik Jokowi saat ini merupakan bagian dari upaya menjaga posisi dan pengaruh politiknya di tengah berbagai isu yang terus berkembang.

Selain persoalan hukum, Ferdinand juga menyinggung kekhawatiran Jokowi terhadap masa depan karier politik putranya, Gibran Rakabuming Raka.

Ia menggambarkan posisi Gibran sebagai fondasi utama kekuatan politik Jokowi pasca tidak lagi menjabat sebagai presiden.

“Jokowi sedang berperang dengan dirinya sendiri dengan ketakutannya terhadap istana pasir yang dibangunnya yang bernama Gibran, takut tersapu oleh air,” katanya.

Tidak hanya itu, Ferdinand juga mengaitkan langkah politik Jokowi dengan berbagai tudingan yang selama ini diarahkan kepadanya, termasuk polemik mengenai keaslian ijazah yang beberapa kali menjadi perdebatan publik.

Menurut Ferdinand, seluruh faktor tersebut menjadi alasan mengapa Jokowi dinilai masih ingin aktif berada dalam panggung politik nasional.

“Karena dengan begitulah dia akan selamat dari tiga ketakutan tadi,” ucap Ferdinand.

Meski demikian, pernyataan Ferdinand merupakan pandangan politik pribadi yang disampaikannya terkait dinamika politik nasional dan belum disertai tanggapan langsung dari pihak Jokowi.

Di tengah berbagai spekulasi tersebut, Jokowi sendiri hingga kini masih menjadi salah satu figur yang memiliki pengaruh besar dalam percaturan politik Indonesia meski masa jabatannya sebagai presiden telah berakhir.

Jokowi sendiri akan berkeliling ke sejumlah wilayah di Indonesia dalam waktu dekat. Ia mengatakan perjalanannya tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan masyarakat daerah.

Baca Juga: Hubungan Memanas, Presiden Amerika Murka ke Netanyahu: Semua Orang Benci Israel karena Hal Ini

"Ya ini kan saya banyak undangan-undangan dari daerah-daerah untuk hadir dari masyarakat. Ya saya, saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada," ujar Jokowi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar