Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tiba-tiba Ditunjuk Prabowo, Kinerja Nanik S Deyang Sebelum Jabat Kepala BGN Jadi Sorotan DPR

Tiba-tiba Ditunjuk Prabowo, Kinerja Nanik S Deyang Sebelum Jabat Kepala BGN Jadi Sorotan DPR Kredit Foto: BGN
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana bukan tanpa alasan. Di balik pergantian pimpinan lembaga pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut, Nanik dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam pengawasan dan evaluasi program di lapangan.

Penilaian itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut Nanik selama menjabat Wakil Kepala BGN dikenal aktif turun langsung ke daerah untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar.

Baca Juga: Tiba-tiba Dicopot Prabowo, Ini Kata-kata Dadan Hindayana untuk Kepala BGN Nanik S Deyang

Menurut Dasco, meskipun masa tugas Nanik di BGN belum terlalu lama, kontribusinya dalam melakukan monitoring dan pengawasan program MBG cukup menonjol.

"Meski belum lama di BGN, Nanik banyak melakukan kerja-kerja lapangan, melakukan monitoring lapangan dan banyak menutup dapur-dapur yang tidak memenuhi syarat di lapangan," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Aktivitas pengawasan tersebut menjadi salah satu catatan penting yang diperhatikan DPR dalam berbagai pembahasan terkait pelaksanaan MBG. Dari hasil pemantauan komisi teknis DPR, Nanik dinilai memiliki pendekatan yang lebih tegas dalam memastikan kualitas layanan program.

Di tengah berbagai sorotan terhadap tata kelola MBG, langkah-langkah pengawasan yang dilakukan Nanik dianggap menunjukkan keseriusan untuk menjaga standar pelaksanaan program, terutama terkait kualitas dapur penyedia makanan bagi penerima manfaat.

Dasco mengungkapkan, berbagai laporan yang diterima DPR menunjukkan Nanik tidak segan mengambil tindakan terhadap dapur-dapur MBG yang dinilai tidak memenuhi ketentuan operasional maupun standar pelayanan.

Rekam jejak tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat Presiden Prabowo Subianto mempercayakan posisi Kepala BGN kepadanya.

"Menurut kami, keputusan Presiden untuk mengangkat beliau mungkin adalah pilihan yang tepat," kata Dasco.

Selain mengapresiasi pengangkatan Nanik, Dasco juga menyambut baik langkah Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap pimpinan BGN. Ia menilai keputusan tersebut menunjukkan pemerintah mendengar berbagai masukan yang datang dari masyarakat, penerima manfaat program, DPR, hingga kementerian terkait.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum bagi BGN untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas pelayanan program MBG, khususnya bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dasco berharap transisi kepemimpinan tidak mengganggu jalannya program yang sedang berlangsung dan justru mampu mempercepat realisasi target-target pemerintah di sektor pemenuhan gizi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai penggantinya. Bersamaan dengan itu, dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga diberhentikan.

Baca Juga: 'Lama Dipantau Prabowo', Dua Isu di Balik Pencopotan Kepala BGN usai Lempar Wacana MBG di Arab Saudi

Sebagai penguatan struktur baru, Presiden menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Dengan komposisi baru tersebut, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana Nanik membawa BGN menjawab berbagai tantangan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang terus berkembang di seluruh Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar