Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BGN Digeledah Berjam-jam, Kejagung Datangkan Tim Penyidik Tambahan

BGN Digeledah Berjam-jam, Kejagung Datangkan Tim Penyidik Tambahan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) terpantau masih berlangsung. Sampai Rabu sore ini (23/6/2026) sekira pukul 15.30 WIB, penggeledahan kembali diperkuat dengan kedatangan sembilan orang penyidik Kejagung dan dua orang berseragam TNI. 

Sembilan orang penyidik Jaksa Muda Tindak Khusus (Jampidsus) tersebut datang mulai sekira pukul 15.25 WIB dengan menaiki mobil minibus. Selepas mobil diparkirkan di depan pintu keluar kantor BGN, kesembilan penyidik Kejagung itu berjalan segera memasuki gedung penanggung jawab gizi nasional tersebut. 

Saat dihampiri awak media, kesembilan orang yang dipimpin oleh seorang pria bertopi yang tertulis Kasubdit, tidak menjawab satu pertanyaan pun dari wartawan. 

"Permisi-permisi, kami mau masuk," ujar salah seorang dari kesembilan penyidik tersebut. 

Sampai tulisan ini ditulis, penggeledahan masih berlangsung. 

Diketahui, nama Dadan Hindayana kembali menjadi sorotan publik setelah dikabarkan dijemput Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026), hanya sehari setelah dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Di tengah perkembangan tersebut, perjalanan karier Dadan menjadi perhatian. Sosok yang dikenal sebagai akademisi dan ilmuwan pertanian itu merupakan figur pertama yang memimpin BGN sejak lembaga tersebut dibentuk pada 2024 untuk menjalankan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Perihal Dugaan Geledah Kantor BGN, Kejagung: Benar!

Baca Juga: Kantor BGN Digeledah Kejagung Sejak Dini Hari, Ada Apa?

Berdasarkan informasi yang beredar, Dadan dijemput bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya, sejak dini hari. Kejagung juga menggeledah kantor BGN di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Jefri, membenarkan adanya penggeledahan dan menyatakan pihaknya akan menyampaikan keterangan resmi terkait penjemputan tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri