Kredit Foto: Nestle
"Penguatan rantai pasok susu segar dalam negeri melalui program kemitraan menjadi salah satu kunci utama. Sinergi antara peternak rakyat, koperasi, dan industri pengolahan susu perlu terus diperkuat guna menciptakan ekosistem industri persusuan yang terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan," kata Putu.
Baca Juga: Kemenperin Buka Jalan Pelaku Industri Kecil Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
Sebagai upaya memperkuat sektor hulu, Kemenperin telah mendorong peningkatan kualitas susu segar melalui penyediaan teknologi cooling unit serta digitalisasi di Tempat Penerimaan Susu (TPS). Hingga 2024, program digitalisasi telah diterapkan pada 96 TPS yang berada di bawah naungan sembilan koperasi di Jawa Barat dan Jawa Timur, serta melibatkan lebih dari 12.000 peternak sapi perah.
Selain itu, pemerintah juga mengembangkan aplikasi pemantauan pasokan susu segar dalam negeri untuk memonitor ketersediaan bahan baku industri secara lebih efisien dan transparan.
Kemenperin menilai meningkatnya pendapatan masyarakat, tren gaya hidup sehat, serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi pendorong pertumbuhan industri susu nasional. Melalui penguatan sektor hulu dan hilir, pemerintah berharap industri susu dalam negeri semakin mandiri dan mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik secara berkelanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: